Kue Ipau, Ada Aroma Kelezatan Ala Timur Tengah di Tiap Gigitannya.. - Kanal Kalimantan
Connect with us

Kota Banjarmasin

Kue Ipau, Ada Aroma Kelezatan Ala Timur Tengah di Tiap Gigitannya..

Diterbitkan

pada

Kue Ipau banyak jual oleh keturunan Arab di Banjarmasin Foto: Ammar

BANJARMASIN, Banyakan kue khas Kota Banjarmasin yang di jumpai di Bulan Ramadhan. Dari ratusan jenis kue tradisional yang dijajakan, ada kuliner yang hanya bisa dinikmati pada momen Ramadhan saja. Salah satunya adalah kue Ipau.

Kue yang bahan utamanya santan ini cukup banyak ditemukan di Pasar Wadai Ramadhan. Terutama jika bertandang ke Kampung Arab, jalan Antasan Kecil, Kecamatan Banjarmasin Tengah. Kue tersebut selalu setiap tahun diserbu para pembeli yang merindukan ciri khas kelezatan rasanya.

Kue Ipau sebenarnya merupakan kue dari dari warga keturunan Arab di Banjarmasin. Sebab di negeri asalnya di Timur Tengah, tak akan dijumpai kue basah yang berlapis-lapis isinya. Hj Jasmina Qalbi mengatakan, telah berjualan kue ini sudah hampir 20 tahun.

“Kue tersebut sebenarnya bukan kue khas Timur tengah, namun dipadukan ciri khas kue dari timur tengah dengam bahan khas masyarakat melayu yang dipenuhi dengan santan serta sayur-sayur sebagai isinya disetiap lapis,” ujarnya.

Kue Ipau ini ialah hasil uji coba masyarakat kampung arab yang mengingkan kue khas timur tengah yang cocok di lidah masyarakat Banjarmasin. “Ipau bukan khas Arab, hanya menyerupai penganan khas sana. Tapi dicocokan dengan selara masyarakat Banjar. Dan sudah manjadi ciri khas keturunan Arab di sini pasti sebagian besar kalau bulan puasa berjualan kue ipau” katanya.

Dia menambahkan, penganan ini tak hanya ada di Banjarmasin, tapi juga ditemukan di Pontianak, Sulawesi dan banyak daerah lainnya. Namun tetap khas tersebut pasti dibuat oleh keturunan Arab. “Ibu saya dulu tinggal di Kalbar dia berjualan kue ipau dan pindah ke sini (kampung Arab, red) tahun 1990 an,” ungkapnya.

Untuk harga, kue Ipau dijual antara Rp 60 ribu-Rp 100 ribu per loyang. Untuk satu potongnya biasanya dijual Rp 25 ribu. “Saya jual Rp 25 ribu saja dan terjamin resepnya,” katanya. (ammar)

Reporter: Ammar
Editor: Cell

Bagikan berita ini!
  • 1
    Share
Advertisement

Headline

Trending Selama Sepekan