Teknologi
Kode Web Browser Pertama Berners-Lee Dilelang
KANALKALIMANTAN.COM – Sir Tim Berners-Lee, salah satu penemu World Wide Web, menjual kode sumber ke browser web asli sebagai NFT.
Dilansir laman The Verge, mengutip dari BBC, Rabu (16/6/2021), lelang dilakukan Sotheby’s tidak hanya akan menyertakan kode untuk browser WorldWideWeb, tetapi juga surat dari Berners-Lee sendiri, file vektor yang dapat dicetak sebagai poster, dan video diam 30 menit yang menggambarkan kode yang sedang diketik.
Menurut siaran pers dari Sotheby’s, hasilnya akan digunakan untuk aktivitas Berners-Lee dan istrinya.
Kode yang dilelang berisi elemen web yang banyak dikenal saat ini, termasuk fungsi untuk mengurai dan menampilkan dokumen HTML, dukungan gaya dasar, protokol HTTP, dan kemampuan untuk mencetak halaman web.

Tim Berners-Lee. Foto: Fabrice Coffrini/Pool/AFP
Baca juga: Temuan ‘Sepele’ di RSD Idaman Banjarbaru, Atap Bocor, Westafel Tanpa Air hingga Lift Rusak
Berners-Lee tampaknya berpikir NFT cocok untuk kode, dia mengatakan bahwa NFT adalah “kreasi lucu terbaru” di internet dan cara ideal mengemas asal-usul di balik web.
Dalam sebuah wawancara dengan Financial Times, ia membandingkan NFT dengan sebuah buku bertanda tangan.
Pembeli NFT mungkin mengalami kesulitan menjalankan versi pertama WorldWideWeb.
Seperti yang ditunjukkan Ars Technica, ada salinan awal kode sumber yang tersedia di web hari ini (yang menurut Sotheby mirip dengan kode yang dijual di NFT, tetapi bukan yang asli), dan tampaknya sulit untuk dikompilasi menurut CERN, situs WorldWideWeb.
Bahkan jika pembeli menjalankan browser asli, kemungkinan ada beberapa situs web berharga yang masih ada, akan bekerja dengan baik dengannya.
Web seperti yang kita tahu itu dimungkinkan oleh fakta bahwa Berners-Lee memutuskan untuk tidak mematenkan atau mengenakan biaya untuk penggunaan idenya, membiarkan siapa pun dengan pengetahuan teknis (dan sumber daya komputer) merancang situs web mereka sendiri.
Baca juga: PAD, DAU, dan DAK Turun Drastis, Ini Penjelasan Bupati HSU
Menurut Financial Times, ini akan menjadi pertama kalinya dia mendapatkan keuntungan langsung dari ciptaannya, meskipun dia mengatakan tidak akan menyimpan uang itu sendiri.
Lelang Sotheby berlangsung dari 23 hingga 30 Juni mendatang, dengan penawaran mulai dari 1.000 dolar AS. (Suara.com)
Editor : kk
-
HEADLINE2 hari yang laluNobar Film “Pesta Babi” : Perjuangan Masyarakat Papua Melawan Biodiesel
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluGubernur Muhidin Lepas Keberangkatan Kloter Pertama Embarkasi Banjarmasin
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluBupati HSU Pimpin Gerakan Indonesia Asri di Kawasan GOR Pangeran Suryanata
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluLomba Balogo dan Badaku di Lapangan Pahlawan Amuntai
-
HEADLINE1 hari yang laluJerit Hati Anak Papua dari Banua: Hutan Kami Dibabat, Kolonialisme Berbaju Regulasi
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluSaidi Mansyur Lepas Keberangkatan 360 Calon Haji Asal Kabupaten Banjar






