Kabupaten Hulu Sungai Utara
Kesejahteraan dan Penuntasan Kemiskinan Jadi Pembahasan Musrenbang Kecamatan di HSU
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Sekertaris Daerah (Sekda) Hulu Sungai Utara (HSU) Adi Lesmana menilai persoalan pendidikan, kesehatan, kesejahteraan, dan penuntasan kemiskinan masih menjadi prioritas pembangunan di Kabupaten HSU.
Hal itu diungkapkannya saat membuka Musyarawah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2025 di tingkat kecamatan Amuntai Tengah dan Kecamatan Banjang, Rabu (20/3/2024) di Aula kantor Kecamatan Amuntai Tengah.
“Hal ini perlu ditegaskan agar setiap program yang kita rencanakan bisa berjalan efektif dan efesien, serta dapat membawa perubahan dan kemaslahatan bagi masyarakat dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat, kualitas pendidikan dan kesehatan, meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi angka kemiskinan,” ungkap Adi.
Baca juga: Geger Sepeda Listrik Dalam Masjid Al Jihad Banjarmasin, Begini Penjelasan Takmir Masjid

Sekda HSU berharap dengan terlaksananya kegiatan Musrenbang dapat memberikan hasil berupa program prioritas pembangunan daerah yang benar-benar menjadi isu prioritas daerah.
Dirinya menyebut, musrenbang ini dilaksanakan dalam rangka memikirkan, membicarakan, membahas dan memadukan berbagai kebijakan pembangunan.
“Sekaligus menyepakati langkah penanganan program kegiatan prioritas dalam daftar usulan rencana kegiatan pembangunan desa atau kelurahan yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah kabupaten di wilayah kecamatan,” imbuhnya.
Baca juga: Tim Gabungan DKUMPP dan Polres Banjar Datangi Sejumlah SPBU
Selain itu, kata Adi, Forum Musrenbang kecamatan merupakan forum musyawarah yang sangat penting guna tersusunnya rencana pembangunan daerah di kecamatan yang terpadu dengan perencanaan Kabupaten HSU.
Oleh sebab itu, dengan terlaksananya kegiatan musrenbang ini dapat memberikan hasil berupa program prioritas pembangunan daerah yang benar-benar menjadi isu prioritas daerah.
Ketua DPRD HSU Almien Ashar Safari yang hadir dalam Musrenbang menekanakan dalam hal mengajukan usulan agar memperhatikan administrasi, diantaranya proposal ataupun daftar usulan.
Baca juga: Hari Air Sedunia di Banjarmasin, Anggota MPAF Pungut Sampah di Sungai dan Larutkan Eco Enzyme
“Penting untuk administrasi, ketika diusulkan sesuatu administrasinya jangan ditinggal, proposalnya, usulannya, kewajiban-kewajibannya agar dapat dilampirkan,” ungkapnya.
Dia menambahkan, dalam pengusulan akan pentingnya komunikasi dengan pihak-pihak terkait untuk memperjuangkan dan memperkuat usulan yang ada.
“Apa yang kita usulkan agar dapat diperjuangkan, maka pentingnya komunikasi antara desa dan SKPD terkait serta anggota DPRD, jangan ketika sudah mengusulkan lalu tidak dikomunikasikan,” tukasnya.(Kanalkalimantan.com/dew)
Reporter : dew
Editor : bie
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluDinas PUPR Kalsel Percepat Perbaikan Jalan Sungai Lulut yang Amblas
-
HEADLINE16 jam yang laluPertamax Turun per 1 Agustus, Ini Update Harga di Kalsel dan Kalteng
-
HEADLINE2 hari yang laluKota Banjarbaru 25 Besar Nasional Pelayanan Investasi “Sangat Baik”
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluDKISP Banjar Tingkatkan Wawasan ASN Mengenai Standar Keamanan Informasi
-
PUPR PROV KALSEL1 hari yang laluSelesai Dikerjakan, Dinas PUPR Kalsel Serahkan Lintasan Atletik Stadion 17 Mei ke Dispora
-
DPRD Kota Palangka Raya3 hari yang laluWakil Rakyat Palangka Raya Minta Penyediaan Fasum Ramah Disabilitas


