Connect with us

Dispersip Kalsel

Kaji Tiru Dispersip Kalsel ke Banten, Ada Kitab-kitab Klasik Syekh Nawawi Al Bantani yang Diterjemahkan

Diterbitkan

pada

Kunjungan kaji tiru Dispersip Kalsel ke Dispersip Banten, Rabu (13/10/2021). Foto: dispersipkalsel

KANALKALIMANTAN.COM, SERANG – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalsel melakukan kunjungan kaji tiru spesifik bidang perpustakaan dan pengelolaan arsip ke Provinsi Banten.

Dipimpin Kasi Layanan Kearsipan Dispersip Kalsel Muamar diterima
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Banten Usman Assihiddiqi Qohara, Rabu (13/10/2021), beserta jajaran pejabat Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Banten.

Muamar menyampaikan bahwa kunjungan kaji tiru adalah kunjungan spesifik untuk menyerap penyelenggaraan perpustakaan dan pengelolaan kearsipan di Dispersip Provinsi Banten.



 

 

Baca juga: Benarkah Susu Kental Manis Tidak Boleh Diseduh dengan Air Panas?

Prasarana di Dispersip Banten sangat baik, diantaranya telah menyediakan pojok baca tentang literatur Banten secara khusus yaitu Banten Corner.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Banten Usman Assihiddiqi Qohara mengaku merasa terhormat dan memberikan apresiasi kepada Dispersip Provinsi Kalsel yang khusus melakukan kunjungan kaji tiru ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten.

Dengan adanya kunjungan ini, Dispersip Banten akan lebih semangat untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi para pemustaka atau pengunjung dan terus berupaya mengembangkan perpustakaan literasi di Provinsi Banten.

Usman mengatakan, ada sejumlah terobosan dan inovasi yang dilakukan Dispersip Banten untuk meningkatkan pelayanan kepada para pengunjung. Salah satunya adalah meningkatkan jumlah koleksi e-book atau i-Banten untuk memberikan pelayanan peminjaman buku kepada para pengunjung.

“Di sini ada cinema theater, biasa dipergunakan mahasiswa atau komunitas membahas atau memutar film dokumenter. Ada juga bedah buku yang rutin dilakukan di sini, melibatkan pengarang buku dan komunitas literasi,” sebut Usman.

Baca juga: Ingat, Ini 5 Makanan Sehat bagi Penderita Asam Lambung

Layanan perpustakaan armada keliling yang dilengkapi internet juga dilakukan menjangkau ke 8 kabupaten/kota yang ada di Banten.

“Kami juga punya Banten Corner, sebuah pojok literasi tentang Banten, apapun tentang Banten bisa dicari di Banten Corner. Di Banten Corner ada beberapa terjemahan kitab-kitab klasik berbahasa Arab karya Syekh Nawawi Al Bantani, ada sekitar 36 terjemahan dari kitab-kitab karangan beliau sudah menjadi koleksi di sini. Juga ada koleksi terjemahan tafsir Munir karangan Syekh Nawawi Al Bantani,” beber Usman.

Pada kesempatan tersebut Usman Assihiddiqi Qohara menyampaikan bahwa selain urusan perpustakaan, Dispersip Provinsi Banten juga memiliki urusan kearsipan, yang juga telah berupaya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Kita ada arsip keliling, memperkenalkan arsip ke tengah masyarakat, mengapa arsip itu penting dan perlu, sehingga tidak dianggap begitu saja atau tidak penting,” katanya. (kanalkalimantan.com/al)

Reporter : al
Editor : kk


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->