Connect with us

Kabupaten Banjar

Inka Christie Ajak Paman Birin Berduet, Kaka Slank Sebut Kalsel Masih Perawan!

Diterbitkan

pada

penampilan Slank dan Inca Christie menghibur warga di Kiram Park Foto: rico

MARTAPURA, Slank dan Inka Christie sukses mengguncang ribuan masyarakat pada deklarasi Geopark Meratus di Kiram Park, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Minggu (24/2) sore. Bahkan Gubernur Sahbirin Noor juga ikut berkolaborasi dengan salah satu bintang tamu.

Kedua musisi ternama Indonesia yang digandeng pemprov ini memang menjadi sorotan. Khususnya para fans Slank di seluruh Kalsel. Buktinya, kehadiran band legendaris ini berhasil merangkul para fansnya di luar Kalimantan Selatan seperti Kalimantan Timur hingga daerah Pulau Jawa.

Penampilan pertama awalnya dibuka oleh Inka Christie. Wanita bersuara merdu ini membawakan sejumlah tembang lagu lama miliknya tidak terkecuali yang menjadi adalannya berjudul Cinta Kita. Nah, saat menyanyikan lagu hitsnya tersebut Inka Christie mengajak Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau yang akrab disapa Paman Birin untuk berduet bersama.

Wanita berumur 44 tahun tersebut bahkan sampai turun dari atas panggung untuk menjemput paman Birin agar naik ke atas panggung. Tentu saja hal ini membuat masyarakat yang hadir semakin heboh. Meskipun Paman Birin tidak terlalu hafal dengan lagu Inka Chrisitie, namun dirinya berhasil menyanyikan lagu tersebut hingga akhir.

Di tengah-ditengah lagu, Inka Chrisitie mengatakan bahwa Gubernur Kalsel sangat dicintai masyarakat. Ia pun mengajak masyarakat ikut bernyanyi bersama dirinya dan Paman Birin.

Suasana kian memanas, saat penampilan Slank akhirnya tiba. Dibuka lewat Lagu berjudul “Mars Slankers” masyarakat pun langsung memenuhi bagian depan panggung. Animo masyarakat terbendung dengan adanya pagar besi pemisah. Sejumlah petugas Kepolisian hingga panitia pun berjaga jaga dibawah panggung yang dikhawatirkan suasana nantinya akan ricuh.

Tidak dipungkiri, semua lagu yang dibawakan Slank berhasil menghipnotis semua masyarakat yang hadir. Terlebih lagi dengan aksi panggung yang ciamiknya masyarakat tidak dibuat bosan dan enggan pulang.

Vocalis Slank, Kaka mengatakan bahwa Geopark Meratus merupakan kebanggaan seluruh Masyarakat Kalsel. Ia menyebutkan Kalsel masih begitu perawan yang mana disepanjang mata memandang terlihat hutan yang masih hijau dam asri. “Kalau di Jakarta kita gak akan temukan pemandangan ini. Kalsel ini masih perawan, saya liat dari atas sini, semuanya masih hijau dan ini yang harus kita jaga,” ujar Kaka disela-sela penampilannya.

Kaka juga menghimbau masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan. Dirinya berharap dengan adanya Geopark Meratus, Masyarakat adat Dayat yang menjadi ciri khas Kalsel semakin dikenal oleh dunia.

“Kalau Kalsel gak usah jauh-jauh, gitaris (Ridho) kita ini dari Kalimantan. Geopark ini kita harap membuat Masyarakat Adat Dayak semakin dikenal dan terjaga budayanya. Jaga kebersihan jangan buang sama sembarangan karena nantinya juga bisa merusak laut” lanjutnya.

Berakhirnya penampilan Slank bersamaan juga dengan berakhirnya acara Deklarasi Geopark Meratus. Hingga akhir acara, situasi begitu kondusif tanpa ada kejadian yang tidak diinginkan. Moment bersejarah ini menjadi kian bermakna bagi seluruh masyarakat Kalsel. (rico)

Reporter : Rico
Editor : Chell

Bagikan berita ini!
  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    2
    Shares
-->