Connect with us

Budaya

Imlek 2565 di Klenteng An Hwa Tian Kotabaru Sepi

Diterbitkan

pada

SEPI, Perayaan Imlek tahun 2018 di klenteng An Hwa Tian sepi. Foto : azey

KOTABARU, Tahun Baru Cina 2565, satu-satunya klenteng di pusat kota Kotabaru yakni An Hwa Tian terlihat sepi dari aktifitas dalam penyambutan tahun baru Imlek kali ini. Tidak seperti daerah lainnya, klenteng An Hwa Tian sama sekali terkesan tidak merayakan tahun baru yang kali ini jatuh pada tanggal 16 Februari 2018.

Bahkan, saat Kanal Kalimantan masuk ke dalam klenteng An Hwa Tian hanya menjumpai suasana sepi. Tidak ada kelihatan pembenahan yang dilakukan pada bangunan dan penambahan berbagai ornamen yang kental dengan suasana Imlek.

Rupanya bukan tanpa alasan, sebagian besar warga Tionghoa yang tinggal di Kabupaten Kotabaru justru merayakannya di luar daerah bersama sanak keluarga, sehingga yang tertinggal di Kotabaru sangat sedikit.

“Mau bagaimana lagi, kondisinya memang seperti ini dan di tahun ini sepertinya bakal sangat sepi warga Tionghoa yang akan datang ke klenteng An Hwa Tian ini, karena sebagian besar mereka justru merayakannya di luar kota dengan keluarganya, seperti ke Surabaya, Banjarmasin dan lainnya,” ungkap Hema Jaya atau yang akrab disapa dengan panggilan kecil Koh Uun, pengelola klenteng An Hwa Tian ketika dijumpai.



Kalau pun ada sebagian yang tersisa merayakan Imlek di Kotabaru akan terasa sepi, karena kurangnya kegiatan di lingkungan klenteng, sehingga minat warga yang datang sangat kurang.

“Paling mereka yang datang melakukan sembahyang, dan perayaan diisi dengan penampilan dari Barongsai dan selain itu tidak ada kegiatan lainnya sehingga perayaan Imlek di Kotabaru akan terkesan sepi,” jelasnya.

Ia berharap, di tahun-tahun mendatang perayaan Imlek di klenteng An Hwa Tian ramai sehingga secara tidak langsung menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Kotabaru.

“Mudah-mudahan saja pada tahun-tahun mendatang pada perayaan Imlek di klenteng ini akan ramai kembali tidak sepi seperti sekarang ini,” harap Koh Uun diakhir perjumpaan. (azey)


Foto : azey

 

Reporter : Azey
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->