Kota Banjarmasin
Fluktuatif, Jumlah ODP di Kalsel Meroket Jadi 785 Orang, PDP Bertambah 1 Orang
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Kalimantan Selatan sangat fluktuatif. Jika pada Selasa (24/3/2020) pukul 17:00 Wita berjumlah 716 orang, maka kali ini melonjak menjadi 785 orang per Rabu (25/3/2020) pukul 10:00 Wita.
Kabupaten Tabalong masih menduduki peringkat pertama jumlah ODP paling banyak, yaitu sebanyak 141 orang. Disusul oleh Kabupaten Hulu Sungai Tengah sebanyak 118 orang, Kota Banjarbaru sebanyak 97 orang, Kabupaten Banjar sebanyak 72 orang, serta Kota Banjarmasin dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan masing-masing berjumlah 67 orang.
Kemudian, Kabupaten Barito Kuala yang stagnan di angka 60 orang, Kabupaten Kotabaru sebanyak 54 orang, Kabupaten Balangan sebanyak 49 orang, Kabupaten Tanah Bumbu sebanyak 40 orang dan Kabupaten Hulu Sungai Utara sebanyak 10 orang.
Sementara, dua kabupaten terakhir yaitu Kabupaten Tanah Laut dan Kabupaten Tapin julah ODP-nya cukup rendah, masing-masing sebanyak 6 orang dan 4 orang. Kendati begitu, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) di Kalsel mengalami kenaikan sebanyak satu orang. Yaitu dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan sebanyak 1 orang. Sehingga, total PDP di Kalsel menjadi 8 orang.
Sedangkan jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 masih stagnan yaitu satu orang dari Kota Banjarmasin. (Kanalkalimantan.com/fikri)
Editor : Chell
-
HEADLINE2 hari yang laluNobar Film “Pesta Babi” : Perjuangan Masyarakat Papua Melawan Biodiesel
-
HEADLINE2 hari yang laluJerit Hati Anak Papua dari Banua: Hutan Kami Dibabat, Kolonialisme Berbaju Regulasi
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluBupati HSU Pimpin Gerakan Indonesia Asri di Kawasan GOR Pangeran Suryanata
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluLomba Balogo dan Badaku di Lapangan Pahlawan Amuntai
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluSaidi Mansyur Lepas Keberangkatan 360 Calon Haji Asal Kabupaten Banjar
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluDilantik Sebagai Ketua BPC HIPMI Banjar, Muhammad Zaini Fokus pada Pengaderan dan Pembinaan Anggota






