Hukum
Duet Ayah Anak Spesialis Rumah Kosong Berakhir, Puluhan Barang Elektronik Buktinya
BANJARBARU, Jajaran Resmob Polres Banjarbaru berhasil mengungkap aksi pencurian spesialis pembobol rumah kosong yang selama ini cukup meresahkan warga kota Banjarbaru terutama warga yang berdiam di komplek perumahan.
Ternyata pelakunya adalah ayah dan anak yaitu Basid (40) dan Gugun (22), warga Kelayan Selatan, Jalan Patimura Gang Bersama, Kecamatan Banjarmasin Selatan.
Duet ayah anak ini terpaksa harus merasakan timah panas pistol polisi karena berusaha kabur saat ditangkap. Sang anak Gugun ditembak di bagian kaki kiri dan sang ayah Basid mendapatkan luka di kaki kanan.
Penangkapan duet ayah anak dilakukan Minggu (19/8) sekitar 23.30 Wita di Komplek Grand Mandastana, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Batola. Hasil giat gabungan Unit Buser Polres Banjarbaru dan Unit Buser Polres Batola dipimpin Pjs Kanit Jatanras Polres Banjarbaru Ipda Alhamidie.
Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya melalui Pjs Kanit Jatanras Ipda Alhamidie mengungkapkan, kedua pelaku termasuk licin dalam pelariannya, bahkan saat akan menunjukkan barang bukti yang disembunyikan kedua pelaku sempat berusaha melarikan diri. Petugas akhirnya bertindak tegas dengan melumpuhkan kedua pelaku di kaki keduanya.
“Sewaktu diminta menunjukan barang bukti yang disembunyikan kedua tersangka, mereka mencoba berusaha melarikan diri. Kami lakukan tindakan tegas dan terukur,†ungkapnya.
Bukan bualan jika kedua ayah dan anak ini dikatakan spesialis pencuri rumah kosong, hal ini diungkapkan Ipda Alhamidie, kedua tidak hanya sekali melakukan pencurian di kota Banjarbaru saja. Aksi keduanya tersebut dilakukan di berbagai wilayah Kalimantan Selatan.
“Dari hasil pengembangan kasus, diketahui Basid dan Gugun telah melakukan aksi pencurian di 5 lokasi kejadian di Kota Banjarbaru, 2 TKP di Batola dan 1 TKP di Banjarmasin. Namun pihak kami masih terus melakukan pemeriksaan karena kemungkinan masih banyak TKP yang mereka lakukan,†jelasnya.
Barang bukti yang diamankan polisi tidak kalah banyak dengan aksi yang dilakukan para pelaku.
Berikut barang buktinya
– 1 buah TV Samsung LED 50 inci
– 1 buah TV Samsung 42 inci
– 1 buah TV Samsung 32 inci
– 1 buah TV LG flat 29 inci
– 1 buah TV Samsung 50 inci
– 1 buah TV Polytron 24 inci
– 1 buah TV LG 50 inci
– 1 buah TV Samsung 32 inci
– 1 buah PS 2
– 1 buah laptop Acer warna biru
– 1 buah DVD LG – 4 buah obeng gepeng
– 2 buah pisau
– 1 buah handphone Andromax warna putih
– 1 buah handphone Nokia warna hitam
– 1 buah handphone Samsung Galaxy
– 1 buah handphone Samsung warna gold
– 1 buah handphone Microsoft
– 1 buah handphone Advan warna putih
– 1 buah handphone Evercrose
– 1 buah power bank – 9 buah jam tangan
- 6 buah tas berbagai merk. (rico)
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari
-
Infografis Kanalkalimantan3 hari yang laluHari Kartini 2026 “Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Menuju Indonesia Emas 2045”
-
Bisnis3 hari yang laluLPG Nonsubsidi 12 Kg Naik Jadi Rp228.000 per Tabung
-
HEADLINE3 hari yang laluTantangan Banjarbaru sebagai Ibu Kota Kalsel di Usia 27 Tahun
-
Pemprov Kalsel2 hari yang laluGubernur Muhidin Apresiasi Pengelolaan Sampah di Banjarbaru
-
NASIONAL3 hari yang laluPemerintah akan Bangun Yonif TP Setiap Kabupaten dan Kota se Indonesia
-
HEADLINE2 hari yang lalu11.358 Peserta Terdaftar, UTBK SNBT di ULM Dimulai







