DISHUT PROV KALSEL
Dishut Kalsel-B2P2EHD KLHK Survei Tegakan Dipterocarpaceae di Kahung
BANJARBARU, Dinas Kehutanan Kalsel bersama Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Ekosistem HUTAN Dipterocarpaceae (B2P2EHD) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah melakukan survei tegakan jenis-jenis Dipterocarpaceae yang merupakan tegakan endemik Hutan Hujan Tropika pada kawasan Konservasi TAHURA Sultan Adam yang terletak di wilayah KAHUNG Desa Belangian, Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar, Kamis (19/4).
Kegiatan survei merupakan tindak lanjut kerjasama antara Dishut Kalsel dengan B2P2EHD KLHK RI yang sebelum sudah ditandatangani saat acara penanaman serentak Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai oleh pemegang IPPKH, Rabu (18/4).
Survei dilakukan merupakan langkah awal Pemprov Kalsel mengembangkan jenis-jenis Dipterocarpaceae yang akan dilaksanakan di Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Pulau Laut dan Sebuku, Tahura Sultan Adam dan areal Miniatur Hutan Hujan Tropika yang terletak di Kawasan Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
Dengan dikembangkannya jenis jenis Dipterocarpaceae di Kalsel, diharapkan dapat mempertahankan dan melestarikan jenis-jenis Dipterocarpaceae yang sekarang ini kondisinya sudah semakin langka.
Kegiatan survei langsung dipimpin Kepala Dishut Kalsel Dr Hanif Faisol N, didampingi dari B2P2EHD KLHK Suwarno, dan Dr Sri Sugianto.
Ikut serta dalam kegiatan ini tim dari KPH Pulau Laut dan Sebuku, Tahura Sultan Adam, serta UPTD Balai Perbenihan Tanaman Hutan. (Abdullah)
Editor : Chell
-
kampus2 hari yang laluPJTD LPM Warta JITU 2026 Mendidik Calon Jurnalis Muda
-
Kalimantan Timur2 hari yang laluTim Ahli Gubernur Kaltim Diminta Benahi Kebijakan Rudy Mas’ud
-
Kriminal Banjarmasin2 hari yang laluPengeroyokan di Sungai Andai Banjarmasin, Tiga Remaja Diringkus Polisi
-
HEADLINE2 hari yang laluPertamax Turbo Naik Tajam, Ini Kata Bahlil
-
Infografis Kanalkalimantan1 hari yang laluHari Kartini 2026 “Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Menuju Indonesia Emas 2045”
-
Bisnis1 hari yang laluLPG Nonsubsidi 12 Kg Naik Jadi Rp228.000 per Tabung







