DISHUT PROV KALSEL
Antisipasi Kemarau, BPTH Bentuk Darkarhutla
BANJARBARU, Fitrianor, tenaga harian lepas Persemaian Permanen Balai Perbenihan Tanaman Hutan (BPTH) tampak serius mendengarkan arahan manajernya, Paidil yang didampingi Abdul Majid, manajer Miniatur Hutan Hujan Tropika (MH2T) dan Budi Agung, tenaga teknis. Ia bersama tujuh belas rekannya didaulat sebagai regu Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla), Sabtu (25/5).
Persiapan ini, sebagaimana dikatakan Paidil dalam arahannya, merupakan tindak lanjut rapat internal yang dipimpin Kepala BPTH, Ainun Jariah pada malam sebelumnya.
“Tindakan ini merupakan langkah nyata mengantisipasi musim kemarau di persemaian dan MH2T yang sudah di depan mata,” ujarnya.
Mengingat posisi MH2T dan persemaian yang berdampingan langsung dengan kawasan perkantoran Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Paidil menggugah semangat kru agar turut peduli terhadap kerawanan kebakaran lahan di lingkungannya. Parameter keberhasilannya adalah target zero kebakaran di kawasan ini.
Dalam rapat persiapan malam sebelumnya, selain menghasilkan keputusan pembentukan regu dalkarhutla, BPTH akan melakukan pelatihan teknis bagi regu ini. Dengan menghadirkan narasumber dari Bidang Perlindungan, Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (PKSDAE) Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan.
“Kepala Bidang PKSDAE, Panca Satata, sangat antusias dan mendukung pembentukan regu dalkarhutla MH2T dan persemaian ini, dengan membantu menyediakan narasumber dan asistensi nantinya,” terang Ainun, Kepala BPTH.
Ditambahkan Ainun, terkait pembentukan regu ini, ia telah menugaskan A Raihanor, Kepala Seksi Sertifikasi Benih untuk berkoordinasi dengan Bidang PKSDAE.
Raihan sendiri mengatakan, pihak PKSDAE sangat mendukung upaya ini. “Ya, sudah dikomunikasikan. Dalam waktu dekat, dukungan peralatan akan disiapkan. Konsekuensinya, di tahap awal dibentuklah regu dalkarhutla ini,” tuturnya.
Karenanya, selain membentuk regu, BPTH telah pula membuat draft struktur organisasi regu, berita acara pembentukan dan jadwal penugasan harian regu. “Kelengkapan administrasi ini akan menjadi dasar Bidang PKSDAE untuk melakukan asistensi,” kata Raihan.
Struktur sebagaimana dimaksud Raihan, memuat unsur pejabat eselon 3 dan 4, manajer persemaian dan MH2T, serta daftar anggota regu itu sendiri. Nantinya, regu dalkarhutla ini terkoneksi dengan posko induk Dinas Kehutanan. Dukungan peralatan radio dengan frekuensinya dan nomor telepon selular akan disiapkan untuk operasionalisasi lapangan.
Sementara, selain membentuk regu dalkarhutla, pada arahan itu juga diatur jadwal piket pekerjaan pada saat lebaran. “Ini sebagai antisipasi siapa saja yang bertugas sebelum, pada saat dan sesudah lebaran,” tutup Paidil mengakhiri. (eko/bpth)
Editor :Cell
-
Infografis Kanalkalimantan2 hari yang laluHari Kartini 2026 “Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Menuju Indonesia Emas 2045”
-
Bisnis3 hari yang laluLPG Nonsubsidi 12 Kg Naik Jadi Rp228.000 per Tabung
-
Pemprov Kalsel2 hari yang laluGubernur Muhidin Apresiasi Pengelolaan Sampah di Banjarbaru
-
NASIONAL3 hari yang laluPemerintah akan Bangun Yonif TP Setiap Kabupaten dan Kota se Indonesia
-
HEADLINE2 hari yang laluTantangan Banjarbaru sebagai Ibu Kota Kalsel di Usia 27 Tahun
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluTingkatkan Kapasitas Pemuda, DPMD Kabupaten Banjar Gelar Bimtek Karang Taruna






