Kanal
Dinas Pertanian Batola Sebar Bibit Cabai Rawit
KANALKALIMANTAN.COM, MARABAHAN – Ratusan ASN Pemkab Batola mendapatkan pembagian bibit cabai rawit gratis dari Dinas Pertanian Tanaman dan Hortikultura Kabupaten Batola.
Upaya menghadapi melambungnya harga kebutuhan pokok khususnya cabai rawit menjelang bulan Ramadhan, Dinas Pertanian Tanaman dan Hortikultura berinisiatif membagikan bibit cabai rawit gratis kepada seluruh ASN di Barito Kuala, Rabu (1/4/2020).
Staf Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Batola Hendra mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya Dinas Pertanian mengantisipasi naiknya harga cabai rawit. Bibit cabai rawit ini disebarkan kepada seluruh SKPD termasuk beberapa kecamatan di Batola.
“Masing-masing SKPD mendapat 50 bibit, teknis pembagiannya diserahkan kepada masing-masing SKPD,†kata Hendra.
Dengan menanam sendiri cabai rawit, Hendra berharap minimal para ASN tidak perlu membeli cabai rawit. Sehingga ikut berkontibusi menjaga pasokan cabai rawit bagi masyarakat dan menjaga harga tetap stabil. “Setidaknya bisa membantu ketersediaan cabai rawit di pasar,†harapnya.
Sedangkan bagi masyarakat, menurut Hendra juga bisa mendapatkan bibit gratis. Hanya saja dengan catatan mengajukan permohonan untuk mendapatkan bantuan bibit. Dengan syarat anggota kelompok tani.
“Untuk pengembangan kelompok tani, sudah kami sediakan sebanyak 525.000 bibit cabai rawit tiung,†ungkapnya.
Kepala bagian Humas dan Protokol Pemkab Batola Hery Sasmita menyambut baik program Dinas Pertanian ini. Puluhan bibit cabai rawit yang dibawa menggunakan mobil bak terbuka ke kantor Sekda Kabupaten Barito Kuala diterima Hery bersama Kepala Bagian Umum Setda Batola Saifudin.
“Ini adalah gebrakan yang sangat baik untuk mengatasi kenaikan harga bahan makanan pokok salah satunya cabai,†terang Hery. (kanalkalimantan.com/rdy)
Editor : bie
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluNaik 45 Persen, Jemaah Haji Kabupaten Banjar 671 Orang
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluKompor Ditinggal Masih Menyala, 7 Rumah di Kuin Cerucuk Terbakar
-
HEADLINE1 hari yang laluMenilik SDK Ambatunin di Pedalaman Meratus: Ada Murid 20 Tahun, Bertahan dengan Keterbatasan
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluMerubah Pola Penanganan Sampah di Banjarbaru: Rumah Tangga Awal Pemilahan Sampah
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluTingkatkan Kualitas dan Profesionalisme Tenaga Kerja Konstruksi, PUPR Kalsel Gelar Kegiatan Sertifikasi
-
HEADLINE2 hari yang laluJejak Ekspedisi Gerakan Buku Meratus II, Tiga Jam Jalan Kaki ke Dusun Ambatunin





