HEADLINE
Petugas KPPS di TPS Guntung Payung Meninggal Dunia, Muhammad Rizaldi Masih Kuliah
BANJARBARU, Salah seorang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 12, Kelurahan Guntung Payung, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, gugur usai menjalankan tugasnya, Sabtu (27/4).
Diketahui petugas KPPS yang meninggal dunia tersebut bernama Muhammad Rizaldi, warga Jalan Bina Putra RT 11 RW 03, Kelurahan Guntung Payung, Kecamatan Landasan Ulin.
Ketua KPU Banjarbaru, Hegar Wahyu Hidayat membenarkan kejadian yang menimpa ‘Pahlawan Demokrasi’ tersebut. Ia mengatakan petugas KPPS tersebut sempat dirawat selama tiga hari di Rumah Sakit TK IV Guntung Payung, namun akhirnya Muhammad Rizaldi yang terbilang masih muda itu menghembuskan nafas terakhirnya.
“Kami menyampaikan rasa duka cita atas berpulangnya Muhammad Rizaldi. Almarhum sebelumnya di rawat di rumah sakit setelah melaksanakan tugas sebagai KPPS Pemilu 2019,” ujarnya.
Diduga faktor kelelahan menjadi pemicu anggota KPPS itu masuk rumah sakit pasca pemilu serentak. Akibat kelelahan menjadi penyebab menurunnya kondisi kesehatan Muhammad Rizaldi. Apalagi Rizaldi bertugas dari pemungutan hingga perhitungan suara yang saat ini berlangsung di kecamatan.
Ketua KPU Banjarbaru tidak menampik selain Muhammad Rizaldi, ada sejumlah petugas KPPS di kota Banjarbaru lainnya yang juga mengalami kondisi kelelahan saat menjalankan tugas. Namun dapat pulih setelah mendapat perawatan medis.
“Ada sejumlah petugas KPPS yang memang sakit karena kelelahan hingga opname. Alhamdullilah bisa sembuh setelah mendapat perawatan,” lanjutnya.
Diketahui, sembari menjalankan tugas di KPPS, Muhammad Rizaldi tercatat sedang menempuh pendidikan di jenjang perguruan tinggi. Kejadian ini tentu menambah jumlah petugas KPPS yang meninggal dunia pada penyelenggaraan pesta demokrasi 2019.
Dari data KPU RI, per tanggal 27 April 2019, pukul 18.00 Wita, jumlah petugas KPPS yang meninggal dunia terus bertambah. Terhitung jumlah petugas KPPS yang meninggal berjumlah 272 orang.
“Jumlah bertambah, anggota wafat 272 dan sakit 1.878,” ujar komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik.
Sedangkan jumlah anggota KPPS yang sakit bertambah 207 orang sejak pendataan pada Jumat (26/4) petang.
Menurut Evi, jumlah ini terus meningkat dikarenakan banyaknya jumlah yang sebelumnya belum dilaporkan. Evi mengatakan pihaknya saat ini masih menunggu laporan dari tingkat KPPS.
“Mungkin karena sebelumnya belum dilaporkan, kan semua sedang sibuk menjalankan tahapan. Proses situng juga akan menjadi perhatian semua penyelenggara di semua tingkatan. Tentu prinsipnya menunggu laporan,” kata Evi.
Terkait hal ini, KPU sudah berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan untuk memberikan dana santunan bagi keluarga korban petugas KPPS yang meninggal. KPU mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu besaran santunan dari Kemenkeu. (rico)
Editor: Bie
-
HEADLINE3 hari yang laluKucuran Dana Seret, Operasional Dapur MBG di Banjarbaru Terhambat
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluBegini Respon Wali Kota Lisa Halaby Soal Pertamax Naik
-
Kota Banjarbaru2 hari yang lalu205 PNS Pemko Banjarbaru akan Masuki Masa Pensiun
-
HEADLINE1 hari yang laluCatatan Banjir Kalsel 2025 : 94 Ribu Rumah Terendam, 450 Rumah Rusak
-
Kalimantan Timur19 jam yang lalu9 Tahun di Penjara, Rita Widyasari Pulang Kampung Disambut Warga
-
Olahraga2 hari yang laluProgram Pembinaan dan Pemberian Insentif Berkelanjutan Atlet dan Pelatih

