HEADLINE
Pedagang Pasar Ahad ‘Ngambek’ Setor Retribusi, PD Pasar Kehilangan Rp 1,2 Juta Perhari
MARTAPURA, Sedikitnya 400 pedagang Pasar Ahad Kertak Hanyar mogok bayar retribusi. Akibatnya, dalam satu hari Perusahaan Daerah (PD) Pasar Bauntung Batuah mengalami kehilangan pemasukan hingga Rp 1.200.000/hari. Begitu disampaikan Direktur PD Pasar Bauntung Batuah Martapura Rusdiansyah, Rabu (6/2).
“Sejak Jumat (2/2) kemarin hingga hari ini Rabu (6/2), seluruh pedagang Pasar Ahad yang berjualan di lantai satu dan dua tak bayar retribusi pasar, kalau dihitung-hitung mungkin ada sekitar 400 pedagang yang berjualan di sana,†akunya.
Adapun besaran retribusi yang dipungut kepada pedagang, dikatakan Rusdi sebesar Rp 3.000/hari/pedagang. Nah, apabila dikalkulasikan dengan 400 pedagang, maka kehilangan pemasukan yang dialami PD Pasar Bauntung Batuah mencapai Rp 1,2 juta perharinya.
Pedagang Pasar Ahad mogok bayar retribusi harian, lantaran protes keberadaan PKL di jalan Pemurus Kertak Hanyar Km 7 Kabupaten Banjar yang masih dijumpai berjualan, walaupun sebelumnya Satpol PP Banjar sudah melayangkan surat himbauan larangan berjualan. Bahkan pemantauan setiap hari hingga berjanji melakukan tindakan tegas jika hingga Senin (4/2) yang masih dijumpai kehadiran PKL di sana.
“Setiap hari pihak kita dari PD Pasar, juga mengintai kehadiran PKL di sekitar lokasi Pasar Ahad, tapi setiap hari mereka masih ada di sana, hari ini saja kita hitung ada sekitar 70 PKL yang masih berjualan di sana,†ujar Rusdi sambil memperlihatkan foto PKL pada Rabu (6/2) pagi kepada awak media.
Lalu bagaimana solusi menertibkan PKL di samping Pasar Ahad itu?, pihaknya hanya mengharapkan dan mengandalkan Satpol PP Banjar bisa bertindak tegas dan selalu melakukan pemantauan di jam-jam tertentu, mengingat penindakan tersebut merupakan kewenangan dari Satpol PP Banjar.
“Kita menyerahkan kepada Satpol PP Banjar agar bisa bertindak tergas dan membuat jera terhadap kehadiran PKL di sana. Sebab itu kewenangan Satpol PP Banjar,†pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Banjar Drs Kamaruzzaman usai rapat dengar pendapat dengan PD Pasar Bauntung Batuah membahas potensi PAD mengatakan, baru mendengar kabar tersebut. Ia berharap PD Pasar punya solusi cepat untuk menyelesaikan masalah tersebut.
“Jika iya berarti ada pendapatan PD Pasar yang tersumbat, nanti saya meminta PD Pasar untuk mengkomunikasikan hal tersebut dan bersama-sama mencarikan solusinya, saya berharap secepatnya diselesaikan,†ujarnya. (rendy)
Editor:Abi Zarrin Al Ghifari
-
HEADLINE1 hari yang laluNobar Film “Pesta Babi” : Perjuangan Masyarakat Papua Melawan Biodiesel
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluGubernur Muhidin Lepas Keberangkatan Kloter Pertama Embarkasi Banjarmasin
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluBupati HSU Pimpin Gerakan Indonesia Asri di Kawasan GOR Pangeran Suryanata
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluLomba Balogo dan Badaku di Lapangan Pahlawan Amuntai
-
HEADLINE1 hari yang laluJerit Hati Anak Papua dari Banua: Hutan Kami Dibabat, Kolonialisme Berbaju Regulasi
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluSaidi Mansyur Lepas Keberangkatan 360 Calon Haji Asal Kabupaten Banjar









