HEADLINE
Kakek Tak Punya Sanak Keluarga Terbujur Kaku di Selokan Komet
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Warga Kelurahan Komet, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru digegerkan dengan temuan jasad lelaki paruh baya di selokan depan kantor pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Banjarbaru, Selasa (4/11/2025) siang.
Jasad lelaki berinisial T (65) diketahui pertama kali didapati oleh sopir pemilik yang menempati kantor PWRI Banjarbaru di Jalan Wijaya Kusuma itu.
Salah satu saksi mata, Hj Faridah mengatakan, bermula saat dirinya bangun sekitar pukul 04.00 Wita dan mendapati lelaki itu tidak ada di tempat biasa tidur yakni di depan kantor.
Baca juga: Sekda Kapuas Imbau Pelaku Usaha dan Instansi Tertib Bayar Retribusi Kebersihan
“Saya cari kemana ini orang, kerna dia biasa merokok di muka situ, sedangkan saya sibuk masak di belakang, menyajikan sarapan bapak jam 6,” ujar saksi Hj Faridah di lokasi kejadian.
Hj Faridah mengaku terus mencari keberadaan kakek T yang selama 7 tahun terakhir menumpang di kantor tersebut untuk sekedar makan dan minum.
Setelah mencari dan menanyakan keberadaannya, H Faridah mendapati kakek T berada di selokan depan pagar kantor.

Baca juga: Sekda Kapuas Pimpin Rakor Penerbitan KKPR
“Bapak bilang itu kayaknya dia ada di situ di got. Aku lihat oh ini orangnya, saya panggil bangun-bangun saya bilang ngapain kamu, dijawab aku lagi kesakitan,” ungkapnya bercerita.
“Kamu mabuk lagi ya saya bilang, sekali lagi kalau mabuk terus aku siram sama air atau aku panggilkan polisi kata saya, karena anak-anak saya sering lihat dia dikasih temannya oplosan. Tapi aku nih sering aja ingin melaporkan ke polisi, rasa gak tega lah,” jelas dia.
Hj Faridah mengatakan, kakek T tidak memiliki sanak saudara, sehingga hanya menumpang di kantor tersebut. Kadang datang, kadang tidak ada, kakek T setiap pagi bekerja di pabrik tahu.
“Tapi kalau malam datang ke sini, ya kami kasih lah, adalah kami kasih tiap bulan secukupnya lah. Dikasih makan dan kopi selama ini, kurang lebih hampir 7 tahun lebih. Dia tuh kadang-kadang nginap di lain, kadang pulang,” imbuh dia.
Baca juga: Keluhan Warga Pasca Jembatan Km 31 Banjarbaru Dibuka
Masih kata Hj Faridah, T pertama kali didapati sopir yang datang ke kantor sekitar pukul 08.00 Wita.
Sopir yang melihat mencoba mengangkat kakek T dari selokan, namun saat diangkat badan korban sudah kaku.
“Dilihat pertama kalo oleh sopir datang jam 8. Diangkat sopir ke atas setelah kurang lebih jam 10-an, sudah kaku badannya,” tutupnya.
Sementara itu pihak kepolisian dari Tim Identifikasi Inafis Polres Banjarbaru datang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama Polsek Banjarbaru Utara bersama Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
ditor: bie
-
HEADLINE3 hari yang laluGaya Istri Gubernur Kalteng Kala Masyarakat Hirup Asap Pekat Karhutla
-
Kalimantan Tengah3 hari yang laluAsap di Palangka Raya Batasi Jarak Pandang Kurang dari 100 Meter
-
Kota Banjarbaru24 jam yang laluHadir di Tengah Asap, Wali Kota Banjarbaru Semangati Relawan Karhutla
-
HEADLINE23 jam yang laluProfil Gus Kikin: Pengasuh Ponpes Tebuireng, Ketum PBNU 2026-2031
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluLahan di Guntung Ujung Terbakar, Petugas DPKP Kabupaten Banjar Padamkan dalam Waktu Cepat
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluTerpapar Asap Karhutla, Sekda HSU Imbau Warga Jaga Kesehatan


