Kota Banjarmasin
Korban Tenggelam Kapal Pengangkut Batu Bara Karungan Ditemukan
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Satu korban tenggelam kapal bermuatan batu bara karungan yang hilang di Sungai Barito akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Sabtu (4/10/2025) siang.
Penemuan korban kecelakaan di perairan itu diungkapkan oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin, I Putu Sudayana. Dalam keterangan pers, korban ditemukan pada koordinat 3°20’787″S – 114°32’588″E atau sekitar 30 meter dari lokasi kejadian.
“Korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” ujar Sudayana.
Baca juga: Kapal Muatan Batu Bara Karungan Tenggelam di Sungai Barito, Satu Orang Hilang
Diketahui, korban bernama Ahmad Fauzi dengan jenis kelamin laki-laki. Proses evakuasi dan identifikasi selesai dilakukan pada pukul 17.00 Wita.
Sekadar diketahui, kapal kelotok pengangkut baru bara karungan ini mengalami kebocoran di Sungai Barito, wilayah Kelurahan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan, pada Jum’at (3/10/2025) siang.
Cuaca saat operasi pencarian dilaporkan gerimis dengan arus sungai sedang. Kondisi cuaca tersebut tak menjadi kendala yang mengganggu proses pencarian.
Baca juga: Mio Senggol Hino di Tikungan Masjid Agung Banjarbaru, Nyawa Penumpang Motor Melayang
Sejumlah alat utama dan peralatan pendukung (Alut dan Palsar) yang dibawa antara lain Rescue Car D-Max, KN SAR 407, Rubber Boat + Mesin Tempel, Aqua Eye (1 unit), Peralatan Selam (4 set), dan Peralatan Komunikasi dan Perorangan.
Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup.
Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing evaluasi dan seluruh unsur kembali ke kesatuan masing-masing. Operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup.
Baca juga: Diskusi Pencopotan Gelar 17 Guru Besar ULM: Sikap Kampus Berbelit-belit, Ada Perbedaan Pernyataan
Sudayana mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh Tim SAR gabungan yang atas dedikasi dan kerja samanya dalam pelaksanaan operasi ini.
“Sinergi dan koordinasi antar instansi menjadi kunci utama keberhasilan operasi SAR di lapangan. Terima kasih atas kerja keras semua unsur hingga seluruh korban berhasil ditemukan,” tutupnya. (Kanalkalimantan.com/fahmi)
Reporter: fahmi
Editor: bie
-
PUPR PROV KALSEL3 hari yang laluJembatan Cambai Dibuka Awal Oktober 2026
-
Infografis Kanalkalimantan3 hari yang laluHaornas 2026: Aktivitas Fisik Jadi Gaya Hidup Keseharian Masyarakat
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluKadisdikbud HSU Lepas Peserta GSI Tingkat Provinsi ke Banjarbaru
-
Ekonomi2 hari yang laluBRI Multiguna Pre-Approved, Solusi Kebutuhan Berbagai Rencana Anda
-
HEADLINE13 jam yang laluMaksimalkan OMC Tangani Karhutla, Wapres Gibran Minta Maaf Udara Kalimantan Buruk
-
PLN UIP3B KALIMANTAN13 jam yang laluHumanitrip 2026 PLN Hadirkan Senyum 55 Anak Yatim dan Dhuafa


