DISHUT PROV KALSEL
3.200 Bibit Tanaman Didistribusikan KPH Kayutangi untuk Revolusi Hijau
MARTAPURA, Langkah Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam upaya menghijaukan Provinsi Kalsel melalui gerakan Revolusi Hijau terus dilakukan. Pemprov Kalsel melalui Dinas Kehutanan Kalsel terus menggalakkan penanaman di berbagai daerah yang ada 13 kabupaten/kota yang ada di Kalimantan Selatan.
Kali ini, Dishut Kalsel melalui Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kayutangi telah melakukan pendistribusian 3200 bibit tanaman buah untuk mendukung gerakan revolusi hijau di wilayah Resort Pengelolaan Hutan (RPH) Pengaron. 3200 bibit tanaman tersebut didistribusikan ke kecamatan Sungai Pinang, Kecamatan Pengaron dan Kecamatan Liang Anggang. Bibit tanaman yang dibagikan terdiri atas Durian (450 bibit), Cempedak (450 bibit), Jengkol (1.150 bibit) dan Petai (1.150 bibit).
“Digunakannya bibit tanaman dalam gerakan revolusi hijau, memperhatikan minat dan keinginan masyarakat. Dengan digunakannya bibit tanaman buah, agar rasa memiliki masyarakat yang tinggi terhadap tanaman tersebut karena manfaat yang dapat mereka terima setelah pohon tumbuh besar,†kata Rahmaddin, Sekretaris Dishut Kalsel.
Rahmaddin menyampaikan, digelorakannya semangat revolusi hijau di tengah masyarakat Kalsel sesuai intruksi Kepala Dishut Kalsel Dr Hanif Faisol Nurofiq. “Kita harus terus menggelorakan gerakan revolusi hijau yang dicanangkan Gubernur Kalimantan Selatan demi mengurangi lahan kritis yang ada di Kalimantan Selatan,†pungkasnya. (Abdullah)
Editor: Chell
-
Kota Banjarbaru1 hari yang lalu112 ASN Tempati Posisi Baru, Ini Tiga Kadis yang Ikut Dilantik
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluPemkab Kapuas Prihatin Insiden Bentrokan di PT ABB
-
HEADLINE2 hari yang laluSudah Kaya dan Terkenal, Kenapa “Rakus” Pejabat Tak Ada Obatnya?
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluPelabuhan Mekar Putih Diusulkan Masuk Sistem Pelabuhan Nasional
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluPemkab Kapuas Jajaki Kerjasama Program Digital Talent Academy
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluTinjau Rumah Potong Unggas, Bupati Wiyatno Pastikan Berfungsi Setelah Lebaran

