Kabupaten Barito Kuala
Lahan Terendam Banjir, Petani Manfaatkan Limbah Plastik Tanam Benih Padi
KANALKALIMANTAN.COM,MARABAHAN – Akibat lahan pertanian masih terendam banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Barito Kuala, warga manfaatkan limbah gelas plastik sebagai tempat penyemaian benih padi. Guna menghemat tempat, benih padi yang mulai tumbuh lalu diletakan di teras rumah.
Manfaatkan lahan sempit, warga di Kecamatan Jejangkit gunakan limbah gelas plastik untuk menyemai padi ketika memasuki masa tanam. Banjir yang melanda Kecamatan Jejangkit sejak Januari lalu lantas masih merendam lahan pertanian mereka, namun tanpa patah arang, warga mensiasati menanam benih padi yang masih tersisa.
“Sebenarnya ini adalah sisa benih padi saya, belasan karung sebelumnya terendam banjir namun syukurnya sebagian masih bisa diselamatkan dan saya coba memanfaatkan bertanam di limbah gelas plastik sebelum nantinya ditanam di sawah,” kata Rahimah warga asal Kecamatan Jejangkit.
Dijelaskan Rahimah, menyemai benih padi lokal digelas plastik semacam ini memang kerap dilakukan warga ketika sebagian lahan pertanian terendam banjir, terlebih disaat seperti sekarang.
Sementara itu Penyemaian benih padi yang dilakukan ini hanya sebagai persiapan jika sewaktu waktu banjir kembali surut, sehingga para petani dapat bercocok tanam padi kembali di lahan pertanian mereka. (kanalkalimantan.com/rdy)
-
HEADLINE2 hari yang laluDinas ESDM Kalsel Digeledah Kejaksaan, TNI Berjaga Ketat
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluRespon Cepat Tangani Genangan, Wali Kota Lisa Cek Pekerjaan Drainase A Yani
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluPenguatan Kapasitas Pemangku Kepentingan di Sektor Kebinamargaan, PUPR Kalsel Gelar Sosialisasi Peraturan Bina Marga
-
HEADLINE2 hari yang laluPNS Dinas ESDM Kalsel Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Izin Pertambangan di Tabalong
-
HEADLINE2 hari yang laluPNS Dinas ESDM Kalsel Disebut Terima Rp1,2 M dari Izin Tambang di Tabalong
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluKalsel Dukung Cetak Sawah 2026 Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

