Infografis Kanalkalimantan
Waspada Bahaya Penyakit Leptospirosis saat Banjir
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Banjir masih melanda sebagian besar wilayah di Kalsel. Sejumlah penyakit akan rentan menyerang kulit dan salah satunya leptospirosis.
Sebab, berdasarkan data dari Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan, penyakit ini mudah tersebar saat banjir. Penularannya melalui kencing tikus yang salah satunya bisa mengalir di area banjir.
Penularan leptospirosis masuk ke dalam tubuh manusia melalui selaput lendir, mata, hidung, makanan. Bahkan, bisa tertular pada kulit yang mengalami lecet.
Tanda atau gejala penyakit ini ialah terjadinya menggigil, batuk, diare, sakit kepala tiba-tiba, demam tinggi, nyeri otot. Kemudian, hilangnya napsu makan, serta mata merah dan mengalami iritasi.
Sebelum terserang penyakit ini, lakukanlah pencegahan dini. Di antaranya, melakukan perilaku hidup bersih dan sehat, dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
Pahami gejala dan cara pecegahannya melalui infografis berikut.
-
NASIONAL2 hari yang laluBesok, Presiden RI Resmikan 166 Sekolah Rakyat Terpadu di Banjarbaru
-
Kota Banjarmasin1 hari yang laluTanggul Halangi Air Keluar di Komplek PWI, Ketua DPRD Banjarmasin Minta Dibongkar
-
HEADLINE3 hari yang laluGubernur Muhidin Instruksikan Semua SKPD Kirim Bantuan Korban Banjir
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluRemaja 13 Tahun Terseret Arus di Sungai Martapura
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluIkmaban Salurkan Bantuan Banjir di Desa Pejambuan
-
Kota Banjarmasin1 hari yang laluBanjir di Gang Serumpun Sungai Lulut Masih Selutut




