Infografis Kanalkalimantan
Waspada Bahaya Penyakit Leptospirosis saat Banjir
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Banjir masih melanda sebagian besar wilayah di Kalsel. Sejumlah penyakit akan rentan menyerang kulit dan salah satunya leptospirosis.
Sebab, berdasarkan data dari Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan, penyakit ini mudah tersebar saat banjir. Penularannya melalui kencing tikus yang salah satunya bisa mengalir di area banjir.
Penularan leptospirosis masuk ke dalam tubuh manusia melalui selaput lendir, mata, hidung, makanan. Bahkan, bisa tertular pada kulit yang mengalami lecet.
Tanda atau gejala penyakit ini ialah terjadinya menggigil, batuk, diare, sakit kepala tiba-tiba, demam tinggi, nyeri otot. Kemudian, hilangnya napsu makan, serta mata merah dan mengalami iritasi.
Sebelum terserang penyakit ini, lakukanlah pencegahan dini. Di antaranya, melakukan perilaku hidup bersih dan sehat, dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
Pahami gejala dan cara pecegahannya melalui infografis berikut.
-
PTAM INTAN BANJAR2 hari yang laluDistribusi Air ke Pelanggan PTAM Berangsur Normal, Penyambungan Pipa Transmisi BPAM Banjarbakula Selesai
-
Hukum2 hari yang laluKlaim Dana Nasabah Hilang Rp17 Miliar di BTN
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluPemkab Kapuas Perpanjang Status Tanggap Darurat Karhutla Selama Dua Pekan
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPerpedayak Kapuas Salurkan Bantuan Sosial Peduli Karhutla ke Posko
-
HEADLINE18 jam yang laluWalhi: Pemerintah Tidak Serius Tangani Karhutla di Kalteng
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluWali Kota Lisa Dampingi Menhut Tinjau Hutan Lindung Bekas Terbakar di Liang Anggang




