Infografis Kanalkalimantan
Waspada Bahaya Penyakit Leptospirosis saat Banjir
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Banjir masih melanda sebagian besar wilayah di Kalsel. Sejumlah penyakit akan rentan menyerang kulit dan salah satunya leptospirosis.
Sebab, berdasarkan data dari Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan, penyakit ini mudah tersebar saat banjir. Penularannya melalui kencing tikus yang salah satunya bisa mengalir di area banjir.
Penularan leptospirosis masuk ke dalam tubuh manusia melalui selaput lendir, mata, hidung, makanan. Bahkan, bisa tertular pada kulit yang mengalami lecet.
Tanda atau gejala penyakit ini ialah terjadinya menggigil, batuk, diare, sakit kepala tiba-tiba, demam tinggi, nyeri otot. Kemudian, hilangnya napsu makan, serta mata merah dan mengalami iritasi.
Sebelum terserang penyakit ini, lakukanlah pencegahan dini. Di antaranya, melakukan perilaku hidup bersih dan sehat, dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
Pahami gejala dan cara pecegahannya melalui infografis berikut.
-
HEADLINE3 hari yang laluPotensi Hujan Ringan Lokal, Suhu Udara Kalsel Capai 38 Derajat Celcius
-
NASIONAL2 hari yang laluAwas Paham Radikal Masuk Gim Online
-
kampus2 hari yang laluUMBJM Wisuda 561 Sarjana, Titik Awal Memasuki Medan Juang Kehidupan
-
HEADLINE2 hari yang laluMusim Hujan Kalsel Datang Bertahap, Mulai November-Desember
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPemkab Kapuas Matangkan Program Local Service Delivery Improvement Project
-
HEADLINE2 hari yang laluBiaya Perjalanan Ibadah Haji 2027 Turun Jadi Rp54,6 Juta per Jemaah




