Kota Banjarbaru
Tradisi ‘Mawarung’ ala Paman Birin Gelorakan Ekonomi Rakyat
BANJARBARU, Ekonomi rakyat harus bergerak. Ya, tekad itulah yang selalu digelorakan Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor. Salah satu bukti perhatian Paman Birin, sapaan akrabnya, dalam ikhtiar menggerakan ekonomi rakyat, kebiasaannya menyempatkan waktu mampir ke warung-warung rakyat di permukiman penduduk.
Budaya Mawarung (gemar berbelanja di warung, Red) kerap kali dilakukan orang nomor satu di Pemprov Kalsel itu. Terlebih saat menghadiri kegiatan seremonial atau memenuhi hajatan rakyat, entah di Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tapin, Hulu Sungai, Batola, Tanah Laut, Tanah Bumbu dan Kotabaru
Seperti saat ia menyinggahi kawasan warung rakyat di Jl Kasuari, Kelurahan Komet, Banjarbaru, Rabu (10/7) pagi. Puluhan warga yang sedang menikmati lontong, nasi kuning dan bubur banjar di warung itu, cukup kaget setelah melihat sebuah mobil sedan bernomor polisi DA 1 parkir di pinggiran jalan dekat warung tempat mereka menikmati santapan.
Tak hanya warga yang cukup kaget, para pedagang juga terkesima. Terlebih saat mengetahui orang yang mampir itu adalah Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalsel. “O, Paman Birin sekalinya (Oh Paman Birin rupayanya). Silakan duduk Paman. Maaf Paman, warung kami cukup sederhana †sapa ramah Anwar Hadimi, pedagang bubur ayam banjar, Jl Kasuari Banjarbaru.
Tanpa menayakan menu yang akan diminta Paman Birin, Anwar rupanya tahu kesenangan pria yang sudah tidak asing lagi di mata para pedagang di kawasan itu. Bersama sang istri, Anwar dengan cekatan menyuguhkan satu porsi bubur lengkap dengan air kopi hangat kesukaan Paman Birin
“Paman sudah sering makan di sini. Beliau biasanya datang bersama kolega dan rombongan, seperti pagi ini,†tutur Anwar ketika ditanyakan tentang sosok Paman Birin di mata para pedagang setempat.
Hal senada diutarakan Mahya Saudia, pedagang lainnya di Jl.Kasuari. Saudia mengaku senang kedatangan Paman Birin. Menurutnya, Paman Birin termasuk salah seorang pemimpin yang peduli dengan pedagang di permukiman penduduk.
“Terima kasih Paman. Kami senang pian (Bapak, Red.) menghidupkan lagi budaya mewarung untuk meningkatkan perekonomian rakyat di kampung,†ucap Saudia. (bdm)
Editor:Cell
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPemkab Banjar Rekonstruksi Jalan Penghubung Desa Labuan Tabu, Lok Tangga dan Sungai Besar
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluKafilah HSU Optimis Raih Hasil Terbaik di MTQ ke-37 Kalsel
-
Bisnis20 jam yang laluBank Kalsel Resmi Menjadi Bank Devisa
-
Budaya3 hari yang laluSakralitas Tari Topeng Banjar dan Garapan Baru di Luar Pakem Klasik
-
Olahraga3 hari yang laluPerenang Muda Kalsel Sabet Dua Medali di A-Stream Open Water Swimming Bali 2026
-
Olahraga3 hari yang laluRatusan Gamer Ramaikan Axis Cup Battle City 2026 Banjarmasin



