Connect with us

PLN KALSELTENG

Mobil Litsrik Karya Anak Bangsa Sambangi Kalsel dan Kalteng

Diterbitkan

pada

Mobil listrik karya anak negeri singgah di Kalsel dan Kalteng Foto: istimewa

BANJARMASIN, Menjelajah Indonesia dengan total jarak tempuh sejauh 15.000 Km tentu bukanlah perkara mudah. Untuk mewujudkan hal tersebut dibutuhkan sebuah ‘tunggangan’ yang sangat kuat. Mengingat medan jalan yang ada sangat beragam.

Sudah banyak kita lihat di pemberitaan media massa, sebuah perusahaan mobil dengan merek dagang terkenal mengeluarkan produk terbaru. Untuk meyakinkan konsumen akan kekuatan mobil produksi mereka, dilakukanlah ‘touring’ ke berbagai kota. Tentu mobil yang digunakan untuk ‘touring’ tersebut sudah menjalani berbagai ‘trial and error’ dan sudah siap untuk dijual ke konsumen.

Lantas apa jadinya jika ada sebuah mobil, yang lahir dari tangan kreatifitas anak bangsa, melakukan‘trial and error’ untuk menguji mobil yang mereka buat dengan melakukan penjelajahan mengelilingi Indonesia, Sabang sampai Merauke.

Bahkan yang lebih istimewa, mobil yang mereka buat tersebut adalah mobil listrik, dan digadang-gadang tengah disiapkan untuk mengahrumkan nama bangsa Indonesia di kancah kejuaraan Rally Dakkar di Argentina tahun 2021 mendatang.

Blits dan Kasuari, itulah nama Mobil listrik buatan lokal hasil kolaborasi anak bangsa dari Universitas Budi Luhur dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).  Blits dan Kasuari memiliki spesifikasi yang berbeda, Blits dilengkapi dengan Li-ion Battery dengan kapasitas 85 kWh dapat menempuh jarak sekitar 350 Kilo Meter (km) dengan kecepatan maksimal 140 km/jam dan pengecasan daya selama 8 jam.

Sedangkan Mobil Kasuari dilengkapi dengan Li-ion Battery dengan kapasitas 35 kWh dapat menempuh jarak sekitar 150 Kilo Meter (km) dengan kecepatan maksimal 140 km/jam dan pengecasan daya selama 4 jam.

Sebagai upaya uji coba ketahanan Blits dan Kasuari, Crew Blits bekerja sama dengan PT PLN (Persero) melalui Program Blits Explore Indonesia melakukan penjelajahan keliling Indonesia sejauh 15.000 kilo meter (km)

Kedua mobil listrik tersebut memulai misi jelajah Indonesia pada tanggal 12 November 2018 silam. Rute penjelajahan mereka dimulai dari Surabaya, Solo, Jogja, Semarang, Jakarta, Lampung, Bengkulu, Palembang, Jambi, Padang, Pekanbaru, Medan, Aceh Sabang, Pontianak, Palangka Raya, Banjarmasin, Samarinda, Makassar, Kendari, Manado, Ternate, Sorong, Manokwari, Jayapura, Merauke, Kupang, Labuan Bajo, Bima, Mataram, Bali dan berakhir kembali ke Kampus ITS di Sukolilo, Surabaya.

Penjelajahan kedua mobil listrik ini untuk mengililingi Indoensia secara bersama-sama harus terhenti di Pulau Sabang. Pengujian untuk Mobil Blits dianggap sudah cukup sampai di Pulau Sabang. Sedangkan untuk penjelajahan keliling Indonesia masih harus diselesaikan Mobil Kasuari.

Pada Jumat (15/2) dini hari, 95 hari semenjak perjalanan awal mereka, Kasuari memasuki wilayah provinsi Kalimantan Tengah. Itu artinya Kasuari sudah melakukan perjalanan hampir separuh Indonesia dengan total perjalanan yang ditempuh mencapai 5.900 km.

Menyambut kedatangan Mobil Kasuari di Provinsi Kalimantan Tengah, Manager Komunikasi PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kalselteng, Muhammad Yusfiansyah mengatakan sebagai bentuk dukungan terhadap Program Blits Explore Indonesia, pihaknya sudah menyiapkan titik Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) di Kabupaten dan Kota yang akan menjadi tempat singgah Blits dan Kasuari untuk mengisi energi.

 

“Kami sangat senang menyambut kedatangan MobiL Listrik Kasuari di Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Untuk memastikan misi ini tanpa hambatan, terutama dalam pengisian daya, kami sudah siapkan SPLU di setiap titik persinggahan Mobil Kasuari ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut Yusfiansyah mengatakan kedatangan Kasuari di tanah Banua merupakan salah satu bagian dari sejarah mobil listrik di Indonesia. Oleh sebab itu, warga Banua patut berbangga akan kehadiran mobil listrik hasil karya anak bangsa tersebut di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah

“Mobil ini dipersiapkan untuk mengikuti Rally Dakkar di Argentina pada tahun 2021 nanti, tentu kita warga banua patut berbangga sudah disinggahi mobil yang akan mewakili Indoensia di mata dunia nantinya”, ujarnya.

Adapun rute yang akan dilalui Kasuari dari Kalimantan Tengah menuju Kalimantan Selatan meliputi Nanga Bulik, Pangkalan Bun, Sampit, Kasongan, Palangka Raya, Kuala Kapuas dan Banjarmasin.(cel)

Reporter:Cel
Editor:Cell

Bagikan berita ini!
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share
Advertisement
-->