HEADLINE
Menu MBG di SDN 1 Loktabat Utara Didapati Basi, Pernah Sebelumnya Terjadi
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Ratusan porsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan ke SDN 1 Loktabat Utara Kota Banjarbaru didapati sudah basi, Kamis (16/10/2025) siang.
Kabar itu diterima para murid dan guru usai MBG tersebut didistribusikan ke kelas-kelas dengan menu mie kuning, telur, dan stik tempe.
Tati, salah satu orangtua murid kelas 4 SDN 1 Loktabat Utara 1 membenarkan kejadian tersebut.
“Kebetulan hari ini ada tim investigasi, pas kedapatan makanan 50% basi. Jadi bukannya karena kami mengada-ada itu tidak, sesuai kondisi di lapangan seperti itu,” ujar Tati, orangtua murid kelas 4 SDN 1 Loktabat Utara saat diwawancarai, Kamis (16/10/2025).
Baca juga: Dibangun 1970, Langgar Tua di Antasan Kecil Timur Menunggu Perhatian
Dirinya pun bersama orangtua murid lainnya meminta dengan tegas agar dilakukan evaluasi dapur. MBG yang membuat makanan.
“Misalnya masak kalau kayak menu itu memang tidak bisa bertahan lama kan. Jadi tidak usah yang tergesa-gesa waktunya sesuaikan saja, gitu maksudnya,” tegas dia.
Tadi menunjukkan makanan yang didapati basi tidak layak dikonsumsi adalah mie kuning.
Kondisi itu dibuktikan saat makanan dicek oleh guru, bau makanan sudah berubah dan mie sudah berlendir.
Baca juga: Patrick Kluivert dan Jajaran Dipecat PSSI
“Anak-anak enggak berani makan, karena memang basi. Sebagian memang wali kelasnya sudah ada yang mencoba makanan layak dimakan atau tidak. Tapi begitu sudah dicoba sama wali kelas, ternyata makanan ini sudah tidak layak dikonsumsi. Dari baunya dan mienya ini sudah berlendir,” jelasnya.
Ia pun mengaku kejadian ini bukan kali pertama, karena para murid juga pernah menemukan menu tahu yang sudah berjamur.
“Enggak cuma sekali ini, tapi karena memang hari ini kebetulan kedapatan. Jadi ya memang bukan kami yang mengada-ada, memang ini seperti ini,” tuntasnya.
Baca juga: Gubernur Kalsel Dorong Profesionalisme dan Integritas dalam PBJ

Kepala SDN 1 Loktabat Utara, Muhammad Muhransyah. Foto : wanda
Kepala SDN 1 Loktabat Utara, Muhammad Muhransyah mengatakan atas kejadian ini sekolah telah melaporkan ke Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Kelurahan Sungai Besar yang mendistribusikan menu paket MBG ini.
“Sudah kita laporkan, dapur pun responnya bagus. Tadi ada datang kepala SPPG-nya untuk cek langsung, meminta informasi,” ujar Muhammad Muhransyah.
Dia membenarkan bahwa kejadian menu MBG basi ini bukan yang pertama kalinya terjadi di sekolah itu. Namun, kejadian sebelumnyanya pernah didapati, tapi tidak separah hari ini.
Baca juga: Buka Bimtek BLUD, Ini Harapan Pj Sekda Banjar
“Pernah tapi misalnya basinya cuma beberapa, misalnya ada sayur kuahnya basi. Tidak separah Ini pada saat ini kan, mienya basi, telurnya berlebihan,” ungkap dia.
Karena kejadian ini MBG yang terindikasi basi usai disalurkan ke 544 murid di sekolah dasar ditarik kembali.
“Makanannya terdiri dari mie, ada telur, ada tempe, stick tempe. Jadi buahnya saja dimakan anak-anak, karena buahnya lengkeng tidak bermasalah. Jadi apa yang bisa dikonsumsi baik bagi anak-anak ini. Sisanya yang terindikasi basi langsung ditarik oleh petugas,” pangkasnya. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluGMPD Banjarbaru Bagikan Sembako kepada Janda Lansia
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluPemkab Kapuas Menggelar Sosialisasi RAD
-
HEADLINE3 hari yang laluCek Harga Sembako di Pasar Bauntung, Ini Kata Wali Kota Lisa Halaby
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluBantu Korban Bencana “Brewing of Charity” Toko Kopi Tcap Abah
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluHj Siti Saniah Membuka Kegiatan Apresiasi Bunda PAUD Kapuas Murung
-
kriminal banjarbaru20 jam yang laluTipu-tipu Proyek Bikin Kanopi, Dua Lelaki Ditangkap Polisi



