Connect with us

HEADLINE

Menimba Ilmu Parenting dan Literasi Anak, Ria Enes: Tunjukkan Kita Ada untuk Anak!

Diterbitkan

pada

Meet and Greet Dispersip Provinsi Kalsel bersama Kak Ria Enes, Selasa (7/12/2021). Foto: Nia

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – “Ulun katuju banar datang ke Banjar. Urangnya bungas-bungas kaya ulun bungas jua. Bujur banar!” begitu kata Susan, boneka centil yang selalu menjadi pasangan Kak Ria Enes, saat menyapa masyarakat Kalsel yang hadir di acara meet and greet bersama Kak Ria Enes di aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel, Selasa (7/12/2021).

Kehadiran boneka Susan sejatinya sudah lama dinanti. Kepala Dispersip Kalsel Dra Hj Nurliani Dardie sempat mengatakan, sudah sejak Juli 2020 lalu, berencana mendatangkan ke Banua. Tapi karena terhalang pandemi, rencana itu pun tertunda hingga akhirnya terwujud hari ini.

“Jadi ini adalah pemenuhan janji yang sempat tertunda,” kata Nurliani, yang akrab disapa Bunda Nunung.

Ia mengatakan, pada kesempatan tersebut juga mengajak anak untuk cinta dengan buku salah satunya dengan budaya bercerita atau berdongeng.



 

 

Ria Enes bersama Susan di acara Meet and Greet Dispersip Kalsel, Selasa (7/12/2021). Foto: kanalkalimantan

Baca juga : Meet and Greet Dispersip Kalsel Bersama Kak Ria Enes dan Susan

“Perpus Palnam memfasilitasi tidak hanya buku, tapi pendongengnya bahkan ruangan yang bisa digunakan. Silahkan hubungi saja kami semua gratis,” kata perempuan yang menerima penghargaan dari Perpustakaan Nasional ini.

“Jika saja semua orangtua meluangkan waktunya berdongeng untuk anak-anaknya, maka anak-anak tak lagi disibukkan dengan gadget tentunya risiko mata rusak, kendala motorik, sikap penyendiri dan hal lain dari ketergantungan gadget pada anak bisa dikurangi,” tambahnya.

Lewat kesempatan itu, Kak Ria Enes dan Susan hadir menyampaikan dongeng anak-anak PAUD di Kalsel. Sedangkan sorenya, berbagi ilmu parenting atau pola asuh orangtua terhadap anak.

“Dengan anak itu yang utama tunjukkan cinta, perhatian, kasih sayang, kepedulian dan teladan orangtua. Biasakan sejak dini bahkan sejak anak masih dalam kandungan untuk merasakan ucapan dan getaran sayang dari orangtuanya. Tunjukkan kita ada,” terang bunda tiga orang anak yang telah beranjak dewasa ini.

 

 

Baca juga : Wisuda ke-XVI STIA Amuntai Diikuti 495 Orang, Ini Pesan Plt Bupati HSU

Seberapa penting kita bagi anak sehingga anak akan percaya pada orangtuanya untuk bercerita, penekanan akar budaya adalah sebuah cara agar anak mampu bersosialisasi dengan sekitarnya. Hal tersebut harus didukung oleh sikap dan teladan dari orangtua.

“Jangan marahi anak meski ketika dia salah. Kelak dia akan menutup rapat apa yang terjadi pada dirinya, ” ungkap Kak Ria Enes yang masih terlihat cantik di usia kepala 5 ini.

Ketika kita menikah dan memiliki anak, kata Kak Ria Enes, juga harus ditumbuhkan di dalam diri kesadaran mengambil peran tersebut dengan penuh tanggung jawab tanpa terkecuali.

“Lelah? Itu manusiawi. Saat lelah maka istirahat, kuatkan lagi hati, tumbuhkan lagi semangat bahwa ini adalah peran yang kita pilih dengan sadar,” kata perempuan jebolan Komunikasi Unitomo yang lulus tahun 1995 ini.

 

Peserta Meet and Greet di aula Dispersip Kalsel, Selasa (7/12/2021). Foto: seno

 

Baca juga : Reses, Anggota DPRD Kalteng Kunjungi STIE DD Buntok dan Dinas PUPR Barsel

Sementara itu, Rizky, seorang karyawan swasta, pada kesempatan itu meminta Susan sedikit berbahasa Banjar.

Rizky sengaja datang karena ingin bertemu dengan idolanya sejak kecil. Lain halnya dengan Marina, seorang guru PAUD ingin melihat dan mendengar secara langsung Kak Ria Enes dan Susan menyanyi.

Legenda Hidup Era 90-an

Semua anak 90-an pasti mengenal sosok Susan, boneka berponi yang dimainkan oleh Ria Enes. Dalam sebuah vlog yang diunggah mantan artis cilik Joshua Suherman, terkuak asal usul sosok boneka Susan yang melegenda.

Karir Susan dan Ria Enes diawali dari sebuah acara di stasiun radio Suzana di Surabaya, Jawa Timur. Saat itu awalnya Ria akan dipasangkan dengan seorang penyanyi cilik. Namun ketika ia mengeluarkan suara perutnya, Papa T Bob dan produser setuju untuk menduetkan Ria Enes dengan Susan.

Baca juga : Air Laut Pasang, Warga Kawasan Kelumpang Selatan Diimbau Hati-Hati Munculnya Buaya!

“Tadinya kan ada penyanyi lain juga, ada penyanyi cilik lain, jadi awalnya rencananya kompilasi buat nemenin penyanyi cilik. Kita balik, penyanyi ciliknya out,” tutur Papa T Bob, sebagaimana ditulis di vlog Joshua.
Uniknya, boneka Susan baru didapatkan setelah Papa T Bob selesai menuliskan lagu duet perdana Susan dan Ria Enes, berjudul “Cita-citaku”.

“Itu lagunya dulu jadi, bonekanya belakangan. Kita jalan ke Tunjungan Plaza (Surabaya) baru dapat bonekanya,” ujarnya.
Kak Ria Enes menceritakan, bahwa boneka yang ia temui di Tunjungan Plaza. Sesuai dengan bayangannya saat membawakan Suzan dalam siaran radionya. (kanalkalimantan.com/desy)

Reporter : desy
Editor : cell


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->