Olahraga
Popda Kalsel 2026 Dimulai, Empat Cabor Dipertandingkan
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kalimantan Selatan (Kalsel) 2026 resmi dibuka di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Senin (18/5/2026) siang.
Ajang olahraga pelajar tingkat provinsi ini mempertandingkan empat cabang olahraga (Cabor) yakni sepak bola, sepak takraw, basket, dan voli yang diikuti 13 kabupaten/kota se-Kalsel.
Pembukaan dilakukan oleh Gubernur Kalsel diwakili Asisten Administrasi Umum Setdaprov Kalsel, Dinansyah didampingi Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel, Pebriadin Hapiz.
Baca juga: Kontingen Banjarbaru Berkekuatan 148 Orang Turun ke Popda Kalsel 2026

Dinansyah mengatakan, Popda menjadi agenda rutin Pemprov Kalsel sebagai wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet potensial daerah.
“Popda rutin kita laksanakan setiap tahun. Tahun ini digelar di Banjarmasin mulai 18 hingga 21 Mei. Harapan kita seluruh atlet pelajar dari daerah dapat bertanding dengan baik dan menjunjung tinggi sportivitas,” ujarnya.
Dia meminta seluruh wasit dan juri bertugas secara profesional agar kompetisi berjalan fair dan mampu melahirkan atlet-atlet terbaik Banua.
Baca juga: Wisuda Tahfiz ke-V, Bupati Sahrujani: Kita Menyiapkan Generasi Masa Depan HSU yang Unggul
“Kami berharap para wasit dan juri menjalankan tugas secara professional, sehingga benar-benar melahirkan atlet-atlet yang baik dan mampu mengharumkan nama daerah,” ungkapnya
Sementara itu, Kadispora Kalsel, Pebriadin Hapiz mengatakan Popda Kalsel 2026 menjadi bagian penting dalam evaluasi sistem pembinaan olahraga pelajar melalui sentra pembinaan olahraga daerah yang tersebar di kabupaten/kota.
“Untuk tahun genap kita mempertandingkan cabor basket, voli, sepak bola dan sepak takraw. Sedangkan tahun ganjil nanti untuk cabang olahraga perorangan,” katanya.
Ajang ini menjadi pintu masuk pembinaan atlet usia dini sebelum melanjutkan ke level olahraga mahasiswa maupun atlet junior professional. Peserta Popda berasal dari berbagai jenjang pendidikan mulai siswa SD hingga SMA.
“Ini adalah wadah evaluasi hasil latihan dari sentra-sentra pembinaan olahraga daerah. Ada atlet yang masih kelas 6 SD, khususnya di cabang bola voli, siswa SMA kelas 3,” jelasnya.
Dispora Kalsel memiliki sembilan sentra pembinaan olahraga pelajar di kabupaten/kota yang menjadi basis pengembangan atlet muda Banua.
Banyak atlet berprestasi Kalsel yang lahir dari pembinaan olahraga pelajar, termasuk atlet-atlet yang sukses meraih medali di ajang nasional maupun internasional.
“Kita akui banyak atlet senior yang tampil di level nasional berasal dari pembinaan olahraga pelajar. Mereka merupakan alumni sentra pembinaan olahraga yang terus berkembang hingga menjadi atlet berprestasi,” pungkasnya. (Kanalkalimantan.com/kk)
Reporter: kk
Editor: bie
-
Kota Banjarbaru1 hari yang laluWali Kota Banjarbaru Serahkan 104 Sertipikat Tanah Wakaf
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluIni Daftar Nama 106 Pejabat Pemkab Kapuas yang Baru Dilantik
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluBupati Kapuas Melantik 106 Pejabat, Tiga Jabatan Kepala Dinas Terisi
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara1 hari yang laluPemkab HSU Bagikan Masker, Bupati Sahrujani: Jaga Kesehatan
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluWarga Amuntai Gelar Salat Istisqa, Munajat Bersama Minta Diturunkan Hujan
-
Bisnis3 hari yang laluBeras Penyumbang Inflasi Kedua di Kalsel, Bulog Diminta Perkuat Pasokan




