Connect with us

Pemkab Banjar

Ketujuh Kalinya, Pemkab Banjar Diganjar Penghargaan Adipura

Diterbitkan

pada

Bupati Khalilurrahman kembali akan menerima piala Adipura untuk ketujuh kalinya. Foto: dok

MARTAPURA, Berkat kerjakeras dan usaha serta strategi pengelolaan lingkungan hidup mengenai pengelolaan sampah, lagi-lagi berturut-durut sejak tahun 2012, Pemkab Banjar di Anugrahi Piala Adipura yang ke tujuh kalinya.

Menurut Riza Rusadi, Kabid Pengelolaan Sampah Taman dan Limbah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banjar mengatakan, dijadwalkan Senin (14/1) besok pemerintah Kabuapten Banjar yang langsung diwakili oleh Bupati Banjar KH Khalilurrahman, menerima penyerahan Adipura oleh Wakil Presiden RI Muhammad Jusuf Kalla di Auditorium Dr. Soedjarwo, Manggala Wanabakti, Jakarta Pusat.

“Besok kita mengambil piala yang rencananya diserahkan langsung oleh Wakil Presiden kepada Bupati Banjar KH Khalilurrahman di Auditorium Dr. Soedjarwo, Manggala Wanabakti, Jakarta Pusat,” Akunya, saat dikonfirmasi Kanalkalimantan di Jakarta Minggu (13/1).

Riza menambahkan rencananya piala akan di arak-arak pada Kamis (17/1) depan, namun secara tekhnisnya masih akan dirapatkan di Aula Barakat Martapura pada Selasa (15/1) mendatang. “Rencananya Kamis (17/1) kita akan arak-arak pialanya, namun kita rapatkan dulu rencana arak-arak tersebut di Aula Barakat pada Selasa (17/1) nanti, akunya.

Perlu diketahui Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar sebelumnya juga mendapatkan hadiah dari Gubernur Kalsel sebagai penghargaan, atas diraihnya Adipura tingkat Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2018 berupa satu mobil canggih (Road Sweeper) yang dapat dioperasikan untuk membersihkan sampah dan debu di sepanjang jalan A Yani. Mobil Penyapu Jalan.

Bupati Banjar KH Khalilurrahman mengatakan, mobil penyapu jalanan tersebut sebelumnya merupakan permintaannya kepada Paman Birin, setelah sebelumnya berkunjung ke lokasi pembuatan mobil tersebut di Kota Tangerang, Provinsi Banten.

“Bantuan mobil penyapu jalan ini memang yang minta saya langsung kepada Paman Birin, sebagai hadiah Adipura, mumpung dikasih. Setelah saya melihat ke pabriknya di Kota Tangerang,” akunya.

Lebih lanjut Khalilurrahman mengatakan, adapun dalam pengoperasianalan mobil road sweeper nanti, ia menugaskan untuk dilakukan dari batas kota Banjarbaru-Kabupaten Banjar hingga sepanjang jalan A Yani. Adanya bantuan ini diharapkan Kabupaten Banjar bisa lebih bersih lagi dan mampu menambah koleksi Adipura selanjutnya.

“Mobil ini sangat mahal harganya Rp 4 Miliar, jadi semua debu hingga sampah yang ada di drainase pun bisa disedot semuanya, begitu canggihnya mobil ini,” ujar Khalilurrahman.

Masih di tempat yang sama Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Banjar Boyke Tristiyanto mengatakan, kehadiran alat ini tentunya sangat membantu kinerja petugas di lapangan sehingga dapat mengurangi resiko kecelakaan kerja. “Jadi sebagian tugas dari petugas lapangan kita akan digantikan oleh mobil road sweeper ini, sehingga mampu mencegah kecelakaan kerja bagi petugas yang biasanya bertugas di jalan raya,” ujarnya.

Lebih jauh Boyke menjelaskan, kehadiran mobil road sweeper tidak akan berimbas terhadap pengurangan pasukan kuning di lapangan, hanya saja kemungkinan petugas yang sering bertugas di sepanjang jalan A Yani dapat dialihkan ke lokasi berbeda. “Dengan adanya mobil road sweeper ini, tidak akan ada pengurangan petugas kita di lapangan, hanya saja kita tugaskan di titik yang berbeda,” akunya.

Sementara itu dalam pengoperasian mobil canggih  tersebut pihaknya akan menugaskan tiga operator khusus yang sedang melakukan pelatihan khusus di Dinas LH Provinsi Kalsel. (rendy)

Reporter:Rendy
Editor:Cell

Bagikan berita ini!
  • 5
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    5
    Shares
-->