HEADLINE
Kasus Uang Rp2,6 Miliar ‘Lenyap’: Belum Lapor Polisi, Bendahara Dinkes Masih Hilang
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kasus dugaan penggelapan dana Rp2,6 miliar oleh Bendahara Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarbaru bergulir di Inspektorat Kota Banjarbaru.
Diperintahkan langsung oleh Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, Inspektorat melakukan penyelidikan awal secara menyeluruh dan transparan.
Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Banjarbaru, Rahmat Taufik mengatakan, pihaknya masih belum membawa laporan ini ke kepolisian.
Sebab saat ini katanya, proses audit masih berjalan dan belum dapat dipublikasikan ke publik.
Baca juga: Upaya Mendorong UMKM Lokal Banjarmasin Naik Kelas
“Sejauh ini kami fokus pada audit keuangannya dulu untuk memperoleh besarnya nilai yang diduga digelapkan. Saat ini pemeriksaan lagi berproses,” ujar Inspektur Banjarbaru, Rahmat Taufik saat dikonfirmasi melalui Whatsapp, Selasa (18/11/2025) siang.
Taufik menjelaskan bahwa untuk mendapatkan informasi lebih dalam, ada beberapa pihak yang dimintai keterangan.

Plt Inspektur Banjarbaru, Rahmat Taufik. Foto: wanda
Dia membenarkan jika Bendahara yang sebelumnya dilaporkan menghilang sejak Senin (3/11/2025) lalu, hingga kini keberadaannya belum diketahui.
Baca juga: Polisi Ringkus Pengoplos Miras Bermerek di Banjarmasin
“Kita sudah memeriksa beberapa pihak terkait namun memang bersangkutan saat ini masih belum diketahui keberadaannya,” jelasnya.
Di sisi lain dari upaya penggalian informasi yang dilakukan Inspektorat hingga hari ini belum bisa memastikan anggaran apa saja yang diduga digelapkan terduga pelaku.
“Karena masih dalam proses pemeriksaan maka kita mengharapkan uang yang diduga digelapkan harus segera dikembalikan, untuk proses hukumnya tetap kita jalankan,” imbuh dia.
Inspektur beserta jajaran mengaku berkomitmen melaksanakan tugas pemeriksaan kasus dugaan penggelapan dana ini secepatnya.
“Kita komitmen melakukan tugas pemeriksaan ini secepatnya karena kejelasan permasalahan yang terjadi sangat diperlukan Wali Kota Banjarbaru untuk mengambil sikap tegas,” tandas Taufik. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
-
HEADLINE2 hari yang laluMasyarakat Adat Kalimantan: Kami Tidak Mengakui Negara, Jika Negara Tidak Mengakui Kami
-
Bisnis2 hari yang laluRumah Produksi Bigfast Diresmikan, Wali Kota Lisa: Terus Perluas Jangkauan Pasar
-
Budaya3 hari yang laluPerhelatan Tari Taman Budaya Kalsel Sambut Hari Tari Dunia 2026
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluBupati Banjar Rotasi Empat Pejabat, Berikut Nama-namanya
-
PTAM INTAN BANJAR2 hari yang laluPTAM Intan Banjar Serahkan Dividen untuk Pemkab Banjar
-
Bisnis2 hari yang laluTerus Naik, Investasi di Kalsel Mencapai Rp35 Triliun pada 2025






