Connect with us

Kabupaten Banjar

Kabupaten Banjar Terus Bangkit Menuju Daerah yang Maju, Mandiri dan Agamis

Diterbitkan

pada

Pemkab Banjar terus bangkit menuju Kabupaten Banjar yang Maju, Mandiri dan Agamis. Foto : ist

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Corona Virus Disease (Covid) 19 yang berlangsung sejak awal 2020 lalu masih menghantui semua daerah di Indonesia, tak terkecuali dengan Kabupaten Banjar. Kondisi ini ditambah lagi dengan bencana alam yang kerap menerpa Kabupaten Banjar seperti banjir, angin ribut dan ancaman lainnya dari cuaca ekstrem yang kerap terjadi.

Meski demikian, tak ada kata melemah apalagi menyerajh bagi Pemerintah Kabupaten Banjar untuk bangkit menuju daerah yang Maju, Mandiri dan Agamis.

Berikut perjalanan ataupun pencapaian yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Banjar sepanjang 2022 kami rangkum dalam sebuah tulisan.

Di bidang ekonomi. Berdasar data statistik makro, menunjukkan ekonomi Kabupaten Banjar tumbuh cukup impresif sebesar 4,78 persen pada triwulan ketiga tahun 2022 dan secara triwulanan ekonomi Kabupaten Banjar tumbuh 4,79 persen.



 

Peresmian jalan kabupaten yang dilakukan pada Desember 2022. Foto : ist

Baca juga : Ini Sejarah Asal Muasal Perayaan Tahun Baru

Bahkan PDB harga konstan lebih tinggi dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yakni sebesar Rp 9.376.766,92.  Capaian ini menandakan tren pemulihan ekonomi Kabupaten Banjar terus berlanjut dan makin menguat.

Capaian PDRB ADHB Tw.III-2022 sebesar Rp 5.4892.888.190.000,00 dan total PDRB AHDB Tw.III-2022 Kabupaten Banjar sebesar Rp 14.969.925.000.000,00.

Peningkatan Pertumbuhan ekonomi dari sisi permintaan tercermin juga dari pertumbuhan sisi sektoral. Sektor penyediaan Akomodasi dan Makan Minum, Transportasi dan Pergudangan, Perdagangan Besar dan Eceran tumbuh tinggi. Masing-masing sdebesar 10,34 persen, 8,18 persen, dan 8,63 persen.

Sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi pada komponen investasi  (35,0 persen). Pertumbuhan diperkirakan masih berlanjut dan tercermin dari kinerja positif berbagai leading indicator economi.

Baca juga  : Pelantikan Forum Anak Kecamatan Panyipatan Dirangkai Perang Sampah di Pantai

Pemerintah Kabupaten Banjar juga dibilang berhasil dalam menekan angka kemiskinan dan pengangguran. Berdasar data yang dirilis Badan Pusat Statistik pada November 2022 lalu menunjukkan pesentase penduduk miskin di Kabupaten Banjar mengalami penurunan, yakni sebesar 2,79 persen atau sekitar 16.710 jiwa penduduk miskin

Kondisi ini menunjukkan pengurangan dari 2021 lalu, di mana persentase kemiskinan di Kabupaten Banjar kala itu sebesar 3,04 persen.

Angka lainnya yang juga ikut bergerak menuju ke arah positif, yakni Kabupaten Banjar yang didukung oleh Program Yess dan Batumbang Tani pada 2022 tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Banjar menjadi 2,72 persen dari semula 3,98 persen pada 2021.

Penurunan TPT pada 2022 ini menunjukkan lapangan kerja di Kabupaten Banjar mengalami peningkatan. Bahkan angka TPT pada 2022 ini lebih baik jika dibandingan denan sebelum pandemi Covid-19.

Launching 117 inovasi daerah. Foto: Istimewa

Baca juga  : Tabligh Akbar Batfest 2022, Ustadz Das’ad Latief: 2023, Perbaiki Shalat dan Akhlaq

Dalam rangka perluasan jaminan kesehatan masyarakat miskin terdapat program penerimaan bantuan iuran (PBI) dengan jumlah 50.414 jiwa yang bersumber dari APBD dan 127.571 jiwa dari APBN dengan cakupan kepesertaan jaminan kesehatan 69,46 persen.

Peningkatan lainnya yang dilakukan Pemkab Banjar seperti pembangunan infrastruktur sebagai penunjang pembangunan juga intens dilakukan. Pembangunan sektor infrastruktur dan kewilayahan pada 2022, yang termasuk dalam proyek strategis, yaitu jalan mantap sepanjang 1.898 kilometer.

Jalan mantap itu denana rincian jalan kabupaten dengan kondisi mantap (baik + sedang) sepanjang 586,72 kilometer dengan kemantapan sebesar 73,10 persen.

Data jalan desa sepanjang 756,61 persen kilometer dengan persentase kemantapan sebesar 66,49 persen dan gabungan antara jalan kabupaten dengan jalan sebesar 66,92 persen.

Baca juga  : Tim SAR Menghentikan Pencarian Korban Tenggelam Kapal Nelayan di Kotabaru

Sementara untuk jalan baru sepanjan 100 kilometer dan jembatan 10 unit di antaranya telah terealisasi sepanjang 38,4 kilometer jalan dan 4 unit jembatan.

Peningkatan atau keberhasilan Pemkab Banjar di sektor lain juga terlihat pada keberhasilan menekan angka stunting. Prevalensi stunting Kabupaten Banjar berdasar data e-PPGBM yang dihimpun per November 2022 ada pada angka 17,78 persen turun 0,134 persen dari angka sebelumnya 17,91 persen dari tahun 2021.

Guna menurunkan angka prevalensi stunting, program kegiatan difokuskan pada intervensi spesifik dan intervensi sensitif.

Program penurunan stunting yang dilaksanakan, yaitu dengan menetapkan 45 lokasi fokus penanganan stunting, Peningkatan Gizi Masyarakat, meningkatkan status gizi anak, pemberian tablet tambah darah,  pengawasan keamanan pangan, pencapaian target konsumsi pangan per kapita, gerakan gemar makan ikan, pembangunan infrastruktur air minum dan sanitias untuk meningkatkan kualitas hidup manusia.

Baca juga : IM3 Ajak Generasi Muda Rayakan Era Baru Hidup yang Lebih Simpel

Pemkab Banjar juga melaksanakan peningkatan kualitas rumah tidak layak huni, peningkatan kerja sama antar desa, baik KPM, TPK, Kader Posyandu, Bidan, Penyuluh KB maupun yang lainnya.

Operasi bulan timbang untuk meningkatkan jumlah balita yang dlakukan pengukuran dan penimbangan. Bagi yang tidak datang ke Posyandu akan dilakukan sweeping atau home care ke rumah masing-masing.

Di bidang lain, Pemkab Banjar giat melakukan inovasi guna mendorong terciptanya penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan masyarakat yang lebih produktif, efisien dan efektif serta untuk meningkatkan pertumbuhanm ekonomi, daya saing daerah,  dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dibuktikan dengan meningkatnya jumlah inovasi di Kabupaten Banjar sepanjan 2022.

Terbukti dengan diluncurkannya 117 inovasi di Mahligai Sultan ADam, Martapura dan disaksikan langsung perwakilan LAN RI  pada November 2022 lalu.

Inovasi yang diluncurkan itu antara lain Kurma Manis, Gitaku, Gelang Anting Manis, Anjungan Smart Kampung Manis, Klinik Inovasi Mandiri, Batajam, dan lain-lain. (Kanalkalimantan.com/rls)

Reporter : Rls
Editor : Dhani


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->