Connect with us

Kab. Barito Kuala

Germas Bike Community, Kampanye Kesehatan Lewat Olahraga

Diterbitkan

pada

Komunitas gowes Germas Biki Comunity dari tenaga kesehatan yang ada di Batola. Foto : retno

MARABAHAN, Semakin meningkatnya Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti jantung, hipertensi, diabetes militus hingga stroke perlu dicegah dengan aktifitas fisik atau olahraga. Hal inilah yang mendorong Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala berkumpul dalam satu komunitas sepeda alias gowes yaitu Germas Bike Community (GBC).

“Selain untuk mencegah penyakit, kami juga ingin memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat, sesuai dengan slogan Hari Kesehatan Nasional ke 55 tahun 2019 yaitu generasi sehat, Indonesia unggul,” ungkap Muhammad Bakti Setiadi, Koordinator Olahraga Dinas Kesehatan Batola kepada Kanalkalimantan.com, Sabtu (4/1) kemarin.

Bakti, demikian Ia disapa, menuturkan bahwa awal terbentuknya GBC adalah pada 12 November 2019 dan diinisiasi olehnya serta beberapa rekan petugas kesehatan lainnya.

“Kami sadar bahwa untuk menciptakan generasi sehat tidak bisa lepas dari aktifitas berolahraga, jadi kami selaku perwakilan pemerintah harus memberi contoh,” ujarnya.

Rupanya antusias terhadap komunitas ini cukup baik sehingga dalam waktu hampir dua bulan sudah memiliki anggota sebanyak 25 orang. “Dan itu terus bertambah, bahkan tidak hanya laki-laki, wanita dan anak-anak pun juga ada yang bergabung,” imbuh Bakti.

Dwikorawati salah satunya. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Batola itu selalu semangat mengikuti kegiatan bersepeda GBC setiap Jumat sore. “Lebih baik mencegah daripada mengobati,” serunya. Wanita berjilbab ini punya cara tersendiri dalam menjaga kesehatannya.

“Ayo cegah penyakit tidak menular (PTM) dengan CERDIK, Cek kesehatan rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet seimbang, Istirahat cukup dan Kelola stres,” terangnya.

Selain komunitas bersepeda, Dinkes Batola juga memiliki klub futsal dan badminton. “Kami berharap ini menjadi langkah nyata dalam mengangkat derajat kesehatan masyarakat Batola,” tambah Bakti.

Secara khusus di momen hari jadi Kabupaten Batola ke 60, Bakti juga berharap turunnya angka stunting, Angka Kematian Ibu dan bayi, meningkatnya akses pelayanan kesehatan dan meningkatnya percepatan Program Indonesia Sehat Pendekatan Keluarga (PIS PK). “Semoga Batola semakin maju, jaya dan sejahtera,” pungkasnya. (retno)

Reporter : Retno
Editor : Bie

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->