Pertanian
Gagal Panen Diganti Rp 6 Juta Per Hektare, Tapi Petani Malah Kurang Minat
“Kalau dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalsel bersama pihak Jasindo tak kurang-kurangnya melaksanakan sosialisasi di tingkat kabupaten. Kemungkinannya informasi AUTP tersendat atau terhenti di tingkat kecamatan dan petugas lapang,†kata Masliyana, belum lama tadi.
Menurutnya, dari 13 kabupaten/kota di Kalsel, Kabupaten Tabalong, Banjar, dan Barito Kuala menjadi yang tertinggi realisasi target AUTPnya. Di Kabupaten Tabalong misalnya, dari target 775 hektare di masa tanam Apsep 2016, tercapai 451 hektare.
Realisasi nol persen dari target yang dipatok, adalah Kabupaten Tanah Laut yang menarget 3.817 hektare, Kotabaru dengan target 445 hektare, Tanah Bumbu target 689 hektare, dan Banjarbaru yang hanya menarget 91 hektare.
Kepada para petani Masliyana mengimbau untuk dapat bergabung di AUTP. Karena menurutnya banyak keuntungan yang didapat petani. Diantaranya ganti rugi sebesar Rp6 juta per hektare sawah gagal panen.
Dipaparkannya, untuk dapat bergabung dalam asuransi usaha tani sangat mudah. Yakni, petani lebih dulu harus tergabung sebagai anggota kelompok tani. Para petani cukup menghubungi petugas penyuluh lapangan di desa tempat tinggalnya dengan membawa serta kartu identitas diri.
“Lapor ke petugas lapang dengan membawa minimal KTP dan membayar premi asuransi sebesar Rp36.000 untuk satu kali masa tanam,†katanya. (rudiyanto)
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluIni Pemenang Desain Logo dan Tema Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel
-
HEADLINE2 hari yang laluRespon Keluhan Warga, Ketua DPRD Banjarbaru Panggil PLN Soal Pemadaman Bergilir
-
HEADLINE1 hari yang laluProtes Pemadaman Listrik Bergilir, Warga Datangi PLN UP3 Banjarmasin
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluLomba Desain Sasirangan Pewarna Alam di Mess L Banjarbaru
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluSTQ 2026 Kabupaten HSU Berakhir, Aulia Helmi Raih Hadiah Umrah
-
Kota Banjarbaru1 hari yang laluWali Kota Banjarbaru Raih Anugerah Pendidikan PGM Award 2026



