Connect with us

Dispersip Kalsel

Era Arsip Digital, Dispersip Kalsel Siapkan Aplikasi Srikandi  

Diterbitkan

pada

Dispersip Kalsel menggelar bimbingan teknis secara virtual, diikuti sejumlah SKPD di lingkup Pemprov Kalsel, Rabu (21/7/2021). Foto: dispersipkalsel
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mempercepat implementasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalimantan Selatan menggelar bimbingan teknis secara virtual, diikuti sejumlah SKPD di lingkup Pemprov Kalsel, Rabu (21/7/2021).

Kepala Dispersip Kalsel, Dra Hj Nurliani Dardie mengatakan, bimbingan teknis penting untuk dilaksanakan agar SKPD memahami teknis pelaksanaan dan pemanfaatan aplikasi Srikandi.

“Selain sebagai upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk meningkatan kualitas dalam bidang kearsipan, bimtek Srikandi ini salah satu cara menyatukan langkah dalam memajukan kearsipan di Provinsi Kalimantan Selatan pada era digital,” kata Nurliani.

Nurliani menegaskan, kearsipan harus terus mengikuti perkembangan zaman dan melakukan perubahan, terutama dalam mendukung penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).



 

 

Baca juga: Kadispersip-Rektor UIN Antasari Banjarmasin Bertemu, Ini Kesepakatan yang Dikerjasamakan 

Dispersip Kalsel menggelar bimbingan teknis secara virtual, diikuti sejumlah SKPD di lingkup Pemprov Kalsel, Rabu (21/7/2021). Foto: dispersipkalsel

“Aplikasi Srikandi menjadi aplikasi umum bidang kearsipan pada SPBE. Dalam aplikasi Srikandi, setiap informasi berbasis analog dan digital akan dapat terekam dengan baik sehingga nantinya akan menjadi bukti akuntabilitas dan memori kolektif bangsa,” tutur Nurliani.

Nurliani berharap, bimbingan teknis dapat mewujudkan keseragaman dan keterpaduan pengelolaan kearsipan dinamis berbasis elektronik dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel, khususnya di Pemprov Kalsel.

Baca juga: Pojok Kreasi Hadir di Dispersip Banjar

Untuk tahap pertama, bimbingan teknis hanya diikuti user administrator yang telah ditunjuk oleh Dispersip Kalsel dan Diskominfo Kalsel, serta dari Biro Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan dan juga dari Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin.

“Untuk pelaksanaan tahap selanjutnya direncanakan mengundang seluruh user administrator SKPD yang ada di lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan,” pungkas Nurliani. (kanalkalimantan.co/rls)

Reporter : rls
Editor : kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan

Komentar

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->