Connect with us

Kalimantan Selatan

Cuma Satu Wakil Rakyat Nongol, Mahasiswa Tanyakan Kemana 54 Anggota DPRD Kalsel

Diterbitkan

pada

Penandatangan nota kesepahaman oleh anggota DPRD Kalsel Rosehan NB bersama Kordinator Aksi dan Kordinator Wilayah BEM se Kalsel. Foto: wanda

 

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Aksi demo mahasiswa di depan kantor DPRD Kalsel, Kamis (14/4/2022), hanya direspon satu wakil rakyat dari 55 anggota DPRD Kalsel.

Aksi demo BEM se Kalsel cuman ditemui wakil rakyat yang diturunkan DPRD Kalsel yakni HM Rosehan NB dan menandatangi nota kesepahaman di depan ratusan mahasiswa yang sedang melakukan aksi.

Sebelumnya massa sempat menyoroti perihal keberadaan anggota dewan. Dimana diketahui 54 orang anggota dewan tidak ada satupun yang bisa turun ke mimbar guna menindaklanjuti tuntutan massa.



“Yang perlu kita soroti bersama bahwa hari ini pada aksi ini bahwa 54 orang anggota dewan kita tidak berada di gedung DPRD Provinsi Kalsel, apakah ini bentuk daripada ketakutan anggota dewan kita atau ini adalah bentuk daripada pelarian,” tegas Habibie, Kordinator Wilayah kepada wakil rakyat dari Fraksi PDIP, Rosehan di depan massa.

 

Peragaan teatrikal tokoh elit oleh Sanggar Bahana Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin. Foto: wanda

Baca juga : Honda Jazz Seruduk Dua Scoopy Depan Samsat Banjarbaru, Dikemudikan Seorang Berusia 64 Tahun, Satu Pemotor Tewas di Tempat

Wakil rakyat dari PDIP merespon dengan berdiri dan menyampaikan bahwa dirinya berjanji akan menjadi jembatan agar Komisi II DPRD Kalsel bernegosiasi dengan pihak pemangku eksekutif atau Gubernur untuk menyampaikan tuntutan mahasiswa.

Dirinya juga mengatakan pihaknya akan merealisasikan solusi dan evaluasi konkrit dari tuntutan yaitu dengan melaksanakan sidang rakyat pada 20 April mendatang, bersama dengan stakeholder di Kalsel.

“Insyaallah akan kami hadirkan nanti tanggal 20 karena diperkirakan jadwal dewan kosong dan sedang ada di Banjarmasin,” ucap janji Rosehan NB, saat berdiri di depan mahasiswa yang berdemo depan gedung DPRD Kalsel, Kamis (14/4/2022).

Setelah nota kesepahaman ditandatangai pihaknya, Rosehan terlihat kembali duduk di depan ratusan mahasiswa yang kembali melakukan ‘Mimbar Bebas’. Mulai dari peragaan teatrikal tokoh elit, hingga membacakan puisi berkenaan dengan permasalahan di masyarakat.

 

Aksi bakar ban pada baris belakang pendemo. Foto: Wanda

Baca juga  : Honda Jazz Seruduk Pengendara Motor Depan Samsat Banjarbaru, 1 Orang Tewas

Tak hanya sampai di situ, jelang aksi berakhir terpantau pada barisan paling belakang massa sempat diwarnai aksi bakar ban. Hal itu sontak memunculkan dugaan terjadinya perpecahan.

Kendati begitu, Kordinator Aksi dan Kordinator Wilayah langsung bersorak ‘Satu Komando Satu Perjuangan’. Pihaknya menarik mundur massanya karena merasa tuntutan aksi untuk sidang rakyat pada tanggal 20 April akan dipenuhi.

“Hari ini kita sama-sama berkumpul, tidak ada lagi indikasi-indikasi perpecahan gerakan di dalam mahasiswa kami. Kita sudah mendapatkan janji dari wakil rakyat tanggal 20 April kita akan datang kembali melalukan sidang rakyat bersama-sama,” teriak Habibie, Kordinator Wilayah.

 

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Sabana saat di wawancarai media seusai aksi. Foto: Wanda

Baca juga  : BEM Se Kalsel Bawa 4 Tuntutan dan Minta DPRD Kalsel Gelar Sidang Rakyat!

Sementara itu saat dimintai tanggapan soal aksi bakar ban tersebut, Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Sabana Atmojo mengungkapkan bahwa hal tersebut hanyalah sebuah reaksi semata dari massa. Namun, dirinya mengaku senang karena massa berekspresi dengan baik, damai, dan tidak melanggar aturan.

“Terkait bakar ban tersebut hanyalah reaksi dari mereka yang mungkin ingin menciptakan sesuatu, tetapi tadi langsung kami matikan. Secara kesuluruhan aman dan turut difasilitasi juga,” ungkap Kombes Pol Sabana. (Kanalkalimantan.com/wanda)

Reporter : wanda
Editor : bie


iklan

Disarankan Untuk Anda

<<

Paling Banyak Dibaca

-->