NASIONAL
Cacar Monyet Darurat Kesehatan Dunia, Apa Bedanya dengan Pandemi?
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA– WHO telah memutuskan bahwa penyakit cacar monyet sebagai kondisi kesehatan darurat atau Public Health Emergency of International Concern (PHEIC). Langkah ini dilakukan organisasi Kesehatan dunia ini dengan telah mempertimbangkan berbagai aspek secara mendalam.
“Untuk semua alasan ini, saya telah memutuskan bahwa wabah cacar monyet global merupakan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional,” ujar Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam siaran tertulisnya.
Dikutip dari laman WHO, PHEIC dapat diartikan sebagai kejadian luar biasa yang berisiko menimbulkan masalah kesehatan masyarakat di negara lain melalui penyebaran penyakit internasional dan berpotensi memerlukan tanggapan yang terkoordinasi.
Baca juga : WHO: Cacar Monyet Darurat Global
“Biasanya, kondisi PHEIC ini terjadi secara tiba-tiba dan cukup serius. Hal tersebut yang membuat kondisi ditetapkan darurat agar tidak terjadi penularan kasus berskala internasional,” tulisnya.
Bedanya dengan pandemi, merupakan kondisi darurat kesehatan berskala internasional. Pada kasusnya, penyakit sudah menyebar di beberapa negara, sehingga membutuhkan tindakan kesehatan untuk mengurangi kasus yang ada. (Kanalkalimantan.com/suara)
Editor : cell
-
PTAM INTAN BANJAR1 hari yang laluDistribusi Air ke Pelanggan PTAM Berangsur Normal, Penyambungan Pipa Transmisi BPAM Banjarbakula Selesai
-
HEADLINE3 hari yang laluEl Nino Diprediksi hingga 2027, Risiko Kekeringan dan Berkurangnya Air Bersih
-
Kalimantan Tengah3 hari yang laluWarga Palangka Raya Terus Menerus Hirup Asap Pekat, Desak Status Bencana Nasional
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluSudah 630 Hektare Lahan Terbakar, Pemkab Banjar Siapkan 150 Personel Gabungan
-
Hukum1 hari yang laluKlaim Dana Nasabah Hilang Rp17 Miliar di BTN
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPemkab Kapuas Perpanjang Status Tanggap Darurat Karhutla Selama Dua Pekan



