Connect with us

HEADLINE

BMKG: Puncak Penghujan di Kalsel Terjadi di Januari

Diterbitkan

pada

Pantauan prakiraan cuaca di layar monitor BMKG Stasiun Kelas II Syamsudin Noor Banjarmasin pada Rabu (1/1/2020). foto: fikri

BANJARBARU, Hujan yang mengguyur sebagian besar wilayah Kalsel berdampak pada musibah banjir di beberapa wilayah. Seperti di Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin dan Kelurahan Bangkal, Kota Banjarbaru.

Berdasarkan informasi yang didapat Kanalkalimantan.com dari BMKG Stasiun Kelas II Syamsudin Noor Banjarmasin, puncak musim penghujan di sebagian besar wilayah Kalsel terjadi di pergantian bulan Desember dan Januari. Sehingga, curah hujan pun berkisar antara sedang, tinggi bahkan lebat.

“Durasi hujan pun bisa dibilang panjang, (yaitu) dari malam hingga pagi hari,” kata Rianita, Forecaster on Duty BMKG Stasiun Kelas II Syamsudin Noor Banjarmasin saat ditemui, Rabu (1/1) siang.

Baca: Bencana Awal Tahun 2020, Banjir di Binuang Tapin Sebabkan 118 Jiwa Terdampak



Curah hujan pun bervariatif. Berkisar antara 94,4 milimeter di wilayah barat Kalsel, sedangkan di wilayah timur Kalsel terutama di Kotabaru, curah hujan berkisar 38,9 milimeter. “Ini akumulasi dari (hujan) kemarin hingga pagi ini,” tambahnya.

BMKG memprediksi, potensi hujan dalam beberapa hari ke depan masih terjadi di Kalsel. Terlebih saat puncak musim penghujan seperti di bulan Januari hingga Februari ke depan. “Curah hujan masih cukup besar untuk tumbuhnya awan. Bukan hanya beberapa hari ke depan, namun hingga selesainya musim penghujan,” paparnya.

Rianita, Forecaster BMKG Stasiun Kelas II Syamsudin Noor Banjarmasin.

Di wilayah timur Kalsel, hujan mengguyur pada waktu siang hari. Sedangkan di wilayah barat, utara dan selatan Kalsel pada malam hingga pagi hari.

“Berdasarkan dari (pantauan) radar dan satelit, memang potensi hujan sedang hingga lebat, hampir seluruh wilayah Kalsel. Kebetulan juga tadi malam di wilayah Barabai dan Kandangan juga diguyur hujan intensitas sedang hingga lebat,” beber Rianita.

Baca: Diguyur Hujan Seharian, Sejumlah Lokasi di Banjarbaru Terendam Banjir

BMKG juga memprediksi, akan ada hujan yang disertai dengan angin yang cukup kencang. Terlebih jika hujan yang mengguyur cukup lebat, sehingga berpotensi adanya angin kencang disertai petir.

Sehingga, BMKG mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi hujan terlebih jika disertai angin dan petir. “Kalau misalkan hujan disertai angin kencang dan petir, masyarakat bisa membersihkan pohon-pohon yang rawan tumbang. Agar mengurangi dampak akibat hujan lebat disertai angin dan petir,” tandas Rianita. (fikri)

Reporter : Fikri
Editor : Bie

 


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->