Connect with us

Kota Banjarmasin

Ada Koleksi 6.700 Buku di Rumah Coklat yang Kini Jadi Perpustakaan Banjarmasin

Diterbitkan

pada

Walikota Ibnu Sina dan Wakil Walikota Hermansyah meninjau perpustakaan Rumah Coklat Banjarmasin. Foto : ammar

BANJARBARU, Kehadiran sebuah perpustakaan merupakan simbol bagi kemajuan kota Banjarmasin. Memasuki tahun ketiga kepemimpinan Walikota H Ibnu Sina dan Wakilnya Hermansyah, Dinas Perpustakaan Arsip Kota Banjarmasin juga mengambil momentum untuk membuka layanan perpustakaan dengan menggunakan Rumah Coklat di Tepi Siring Jalan Pire Tendehan Banjarmasin samping Rumah Anno, Rabu (28/2) siang.

Sebelumnya, Ibnu Sina dan Hermansyah juga melakukan peresmian dan penandatangan Rumah Bkref milik Kota Banjarmasin yang dibangun samping Flay Over Banjarmasin.

Pada kesempatan tersebut, Ibnu Sina didampingi Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah, Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Hj Siti Wasilah, meninju koleksi 6.700 buku perpustakaan dan sekaligus mendaftar sebagai anggota Perpustakaan secara simbolis.

Bahkan, kedatangan Ibnu Sina dan Hermansyah di bangunan berarsitektur rumah banjar bahari itu, juga disambut anak-anak SMP 10 Banjarmasin yang melakukan kunjungan ke Perpustakaan yang baru dibuka perdana dan diresmikian serangkaian peringatan dua tahun kepemimpinan Ibnu Sina-Hermansyah.



Mengapa memanfaatkan rumah coklat ini sebagai perpustakaan? Salah satu alasannya, karena lokasinya strategis. Pun sudah menjadi komitmen Pemko untuk membuat perpustakaan setelah hampir setengah abad tak punya arsip dan taman baca maupun perpustakaan yang representatif.

 ”Kita tak membangun momentum fisik tetapi kami duet Ibnu-Herman lebih mengutamakan dengan meletakan pondasi dan ajakan untuk cinta dengan sejarah dan gemar membaca,’’ kata Ibnu Sina kepada wartawan.

Apalagi dengan usaha Kepala Dinas Perpustakaan Arsip Kota Banjarmasin H Husaini, yang bertekat memfunsgikan Rumah Coklat sebagai perpustakaan, sehingga diharapkan memberikan nilai tambah bagi warga.

Sementara itu, Wakil Walikota Hermasyah mengaku sangat mendukung dalam mewujudkan perpustakaan milik Pemko Banjarmasin. Ia juga mengajak segenap warga untuk memanfaatkan perpustkaan dengan sebaik-baiknya. “Karena bagaimanapun juga perpustkaan ini dibangun untuk semua warga yang berminat membaca apakah itu anak sekolah, kuliah hingga masyarakat umum,” jelasnya.

Pada peninjauan tadi, Ibnu Sina dan Hermasnyah sempat menemukan koleksi koran Kalimantan Post yang menjadi salah satu arsip daerah milik Pemerintah Kota Banjarmasin dari tahun 2005 hingga 2010 yang tersususn rapi dalam ruangan perpustakaan.(ammar)

Reporter: Ammar
Editor: Chell


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->