HEADLINE
Kapolri Jenderal Idham Azis ‘Copot’ Kapolres dan Kasatreskrim Tanah Bumbu
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kapolri Jenderal Idham Aziz mengeluarkan telegram dengan nomor ST/2710/IX/KEP/2020. Dalam surat tersebut, terjadi pencopotan beberapa pejabat yang bertugas di bawah Polda Kalimantan Selatan.
Dilansir Kumparan.com, dalam surat telegram tertanggal 18 September itu disebutkan mereka yang dicopot, pertama Wadireskrimum Polda Kalimantan Selatan, AKBP Kus Subiyantoro yang dimutasikan ke Yanma Mabes Polri dalam rangka pemeriksaan.
Begitu pula dengan Kapolres Tanah Bumbu, AKBP Sugianto Marweki dan Kasatreskrim Polres Tanah Bumbu, AKP Andi Muhammad Iqbal yang juga dimutasikan ke Yanma Mabes Polri dalam rangka pemeriksaan.
Sementara itu, telegram pencopotan oleh Kapolri Jenderal Idham Azis ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Kalimantan Selatan, AKBP Muhammad Rifa’i. “Betul, Mas,” kata Rifa’i, Sabtu (19/9/2020) kepada Kanalkalimantan.com.
Posisi para pejabat Polda Kalsel yang dicopot itu juga sudah diganti. Wadireskrimum Polda Kalsel digantikan oleh AKBP Budi Hermanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Wadiresnarkoba Polda Kalsel.
Sementara AKBP Himawan Sutanto Saragih akan mengisi posisi sebagai Kapolres Tanah Bumbu, Polda Kalimantan Selatan. Telegram tersebut belum mencantumkan nama pengganti untuk jabatan Kasatreskrim yang ditinggalkan AKP Andi Muhammad.(kanalkalimantan.com/tim)
Editor: Cell
-
Bisnis3 hari yang laluRumah Produksi Bigfast Diresmikan, Wali Kota Lisa: Terus Perluas Jangkauan Pasar
-
PLN UIP3B KALIMANTAN2 hari yang laluGerak Cepat PLN UPT Banjarbaru Pulihkan Gangguan Transmisi 150kV
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluPATELKI HSU Gelar Baksos Periksa Kesehatan Pelajar
-
HEADLINE2 hari yang laluTabrakan Kereta di Bekasi: 14 Meninggal Dunia, 84 Luka-luka, Libatkan Taksi Green SM
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluMemperkuat Bahasa Daerah Lewat “Samarak Berbahasa Banjar” di SMPN 10 Banjarmasin
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluAmuntai Expo 2026 Ditutup, 11 Hari Perputaran Uang Capai Rp1,7 Miliar






