DISHUT PROV KALSEL
Turis Amerika dan Australia Kunjungi Tahura Sultan Adam
BANJARBARU, Kamis (28/3) Tahura Sultan Adam dikunjungi oleh turis dari Amerika dan Australia. Mereka berwisata menuju spot Puncak Tengger dan Puncak Reviter yang dapat dengan lepas melihat pemandangan alam Kalimantan dari atas lokasi.
Para turis tersebut berkunjung tanpa di dampingi oleh Guide, karena di antara mereka ada yang menguasai bahasa Indonesia. Setibanya di Puncak Tengger para turis melihat puncak bukit besar Tahura, maka mereka langsung menuju ke puncak yang sering di sebut puncak reviter tersebut.
Sesampainya di puncak, mereka pyn mengaku sangat mengagumi pemandangan dari atas bukit besar.
“Sangat indah. Membuat kami ingin berlama-lama di sini dan mengharapkan kedepannya ada villa-villa di sini,†kata Francs.
Selain itu setelah melihat Pegunungan Meratus mereka sangat tertarik untuk melakukan hiking. Dari tim media yang mendampingi sempat mempromosikan spot-spot wisata seperti Lembah Kahung, Pulau Bekantan dan Pulau Rusa, mereka berkeinginan ke spot ekowisata tersebut. Namun belum terjadwal mengingat jadwal mereka hanya satu minggu di Kalsel.
Kepala Tahura Sultan Adam, Rahmat, mengaku sangat bangga dengan kedatangan turis ke Tahura dan berharap nantinya akan datang turis turis lain ke Tahura SA. “Ayo kita sama sama benahi dan promosikan lebih luas lagi,†ujar Rahmad.(rico)
Editor :Cell
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluNaik 45 Persen, Jemaah Haji Kabupaten Banjar 671 Orang
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluKompor Ditinggal Masih Menyala, 7 Rumah di Kuin Cerucuk Terbakar
-
HEADLINE1 hari yang laluMenilik SDK Ambatunin di Pedalaman Meratus: Ada Murid 20 Tahun, Bertahan dengan Keterbatasan
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluMerubah Pola Penanganan Sampah di Banjarbaru: Rumah Tangga Awal Pemilahan Sampah
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluTingkatkan Kualitas dan Profesionalisme Tenaga Kerja Konstruksi, PUPR Kalsel Gelar Kegiatan Sertifikasi
-
HEADLINE2 hari yang laluJejak Ekspedisi Gerakan Buku Meratus II, Tiga Jam Jalan Kaki ke Dusun Ambatunin






