Pemprov Kalsel
Jaring Atlet Berprestasi, POPDA Kalsel Resmi Dibuka Gubernur Sahbirin
BANJARMASIN, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor membuka Pekan olahraga Pelajar Daerah (POPDA) di GOR Hasanuddin, Banjarmasin, Senin (1/4). Pekan olahraga pelajar daerah provinsi Kalimantan Selatan ini berlangsung dari tanggal 1-5 April 2019 dan dilaksanakan di kota Banjarmasin dan Banjarbaru.
Gubernur Sahbirin mengatakan, POPDA merupakan kompetisi berjenjang dan berkesinambungan dapat dijadikan sebagai wahana mencari bibit-bibit atlet berprestasi di kalangan pelajar. Dikatakannya, kegiatan ini selain berkompetisi untuk meraih prestasi dan mengharumkan nama daerah juga berkesempatan untuk menjadi wakil Kalsel di tingkat nasional.
Gubernur mengingatkan, akan pentingnya menanamkan jiwa sportivitas. Karena dengan menjunjung tinggi sportivitas setiap pertandingan akan berjalan dengan lancar serta melahirkan yang terbaik dan juara sejati. “Sportivitas tidak hanya dari para atlet tetapi juga semua komponen yang terlibat dalam kegiatan ini, mulai dari panitia penyelenggara, perangkat pertandingan, tim beserta official serta para pecinta olahraga,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalsel Hermansyah mengatakan, kegiatan POPDA diikuti 1.300 orang terdiri dari pelatih dan official. Menurut Kadispora, POPDA bertujuan untuk menjaring atlet pelajar untuk mengikuti POPNAS pada bulan Oktober 2019 di Papua. (syh/bdm)
Editor:Chell
-
HEADLINE3 hari yang laluNobar Film “Pesta Babi” : Perjuangan Masyarakat Papua Melawan Biodiesel
-
HEADLINE3 hari yang laluJerit Hati Anak Papua dari Banua: Hutan Kami Dibabat, Kolonialisme Berbaju Regulasi
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluDilantik Sebagai Ketua BPC HIPMI Banjar, Muhammad Zaini Fokus pada Pengaderan dan Pembinaan Anggota
-
PTAM INTAN BANJAR2 hari yang laluMeriahkan Hari Jadi Banjarbaru, PTAM Intan Banjar Promo Pasang Baru dan Aktifkan Kembali
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluSusur Sungai Pembersihan Bantaran Sungai Karet Loktabat Utara
-
HEADLINE1 hari yang laluMasyarakat Adat Kalimantan: Kami Tidak Mengakui Negara, Jika Negara Tidak Mengakui Kami






