Kabupaten Banjar
Mutasi Jilid II, Bupati Banjar Kembali Lantik 9 Pejabat
MARTAPURA, Tak berselang sebulan, Pemkab Banjar kembali menggelar Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Praratama di Lingkup Pemerintah Kabupaten Banjar, Jumat (18/1) sore. Bupati Banjar KH Khalilurrahman mengatakan, ada hal-hal yang penting dalam pelantikan dan pengambilan sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar ini.
Seperti mempelajari semua aturan yang merupakan dasar dalam melaksanakan tugas dan fungsi jabatan yang diamanahkan. Sebab dengan memahami aturan, akan menghindarkan dari permasalahan-permasalahan hukum.
“Saya mengingatkan kepada pejabat yang baru dilantik, jabatan ini adalah amanah dari pemerintah yang harus saudara laksanakan dengan sunguh-sungguh dan dapat dipertanggungjawabkan kepada Allah SWT dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,†katanya.
Ditambahkan Bupati, untuk mewujudkan visi dan misi Kabupaten Banjar harus bekerja secara bersama-sama, sehingga dapat menghasilkan sebuah kesuksesan. “Kita adalah satu keluarga besar Keluarga Pemerintah Kabupaten Banjar, terus pupuk semangat kebersamaan sehingga menjadi modal untuk mempercepat terwujudnya visi Kabupaten Banjar 2016-2021,†pintanya.

Perlu diketahui adapun rotasi pelantikan jabatan pimpinan tinggi pratama, jabatan administrator dan jabatan pengawas tersebut diantaranya seperti pejabat Eslon II Achmad Suprapto yang sebelumnya menjadi kepala dinas Koperasi dan Usaha Mikro bergesar menjadi Staf Ahli Bupati Banjar Bidang Pembangunan Ekonomi, sementara Mada Teruna yang sebelumnya duduk sebagai Kepala BKD PSDM Kabupaten Banjar menduduk kekosongan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro.
Sementara di eslon III ada nama Noryadi Rahman yang menduduku posisi Kasubag Protokol, Yusna Gunani untuk posisi Inspektur Pembantu dilanjutan H Saikun yang menduduki Kabag Umum Setda Banjar, hingga Ahmad Jarkawi yang menduduki posisi Kabag Protokol dan Humas Setda Banjar.
Soal pelantikan pejabat Kabupaten Banjar yang terkesan dicicil, Bupati Banjar mengatakan, hal ini karena berkaitan dengan aturan ASN sekarang ini. “Jadi semua itu memang karena berkaitan dengan peraturan ASN sekarang, minta izin dulu ke sana baru kita laksanakan,†pungkas Bupati. (rendy)
-
HEADLINE3 hari yang laluDilarang! Petugas Dapati Rice Cooker dan Pemanas Air dari Koper Jemaah Kloter BDJ 01
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluGubernur Muhidin Lepas Keberangkatan Kloter Pertama Embarkasi Banjarmasin
-
HEADLINE1 hari yang laluNobar Film “Pesta Babi” : Perjuangan Masyarakat Papua Melawan Biodiesel
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluAliansi BEM se Kalsel: MBG Rawan Bocor, Pengawasan Minim
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluBupati HSU Pimpin Gerakan Indonesia Asri di Kawasan GOR Pangeran Suryanata
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluLomba Balogo dan Badaku di Lapangan Pahlawan Amuntai






