Kota Banjarbaru
Guru dan Siswa Lakukan Cek Menu MBG Sebelum Dikonsumsi
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru melakukan langkah standardisasi seluruh Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) agar memberikan pelayanan menu makanan yang higienis dan layak konsumsi penerima manfaat.
Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby mengungkapkan, menurut data saat ini ada 21 SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) alias dapur MBG yang beroperasi di Kota Banjarbaru.
Kemudian ada delapan SPPG saat ini tengah dalam proses persiapan operasi.
Baca juga: Puluhan Siswa Diduga Keracunan MBG di SMPN 33 Banjarmasin

Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby. Foto : wanda
“Sesuai dengan kebutuhan BGN datanya 33 SPPG untuk satu daerah, tapi kita sesuai dengan kebutuhan Banjarbaru sudah breakdown semua sekolah,” ujar Wali Kota Banjarbaru usai melangsungkan kegiatan makan bersama menu MBG di SMPN 5 Banjarbaru, Selasa (21/10/2025) siang.
Wali Kota meminta ada evaluasi terhadap kasus makanan basi yang pernah dialami salah satu sekolah penerima manfaat di Kota Banjarbaru.
“Adanya temuan perubahan rasa pada makanan tersebut kita sudah melakukan evaluasi terhadap SPPG tersebut,” tegas dia.
Dalam upaya yang dapat dilakukan untuk memastikan makanan yang dikonsumsi peserta didik aman dan higienis adalah dengan melakukan pemeriksaan berkala menu MBG yang datang setiap harinya.
Baca juga: Kapolda Kalsel – Wali Kota Santap Bersama Menu MBG di SMPN 5 Banjarbaru
Seperti yang dilakukan para guru beserta Kepala SMPN 5 Banjarbaru.
Istiqomah, salah satu guru di sekolah tersebut mengungkap bahwa menu MBG yang baru datang dari dapur biasanya terlebih dahulu diuji coba oleh tim guru piket atau kepala sekolah sebelum dibagikan.
“Kadang saya, kadang kepala sekolah, atau guru lain. Kami cek sebelum dibagikan ke siswa. Kadang juga kami videokan untuk dokumentasi,” ujar Istiqomah.
Baca juga: Sambungan Kabel Listrik Serabut Diduga Picu Kebakaran di SDN 2 Kemuning
Tercatat 985 siswa SMPN 5 Banjarbaru menjadi penerima manfaat MBG dari dapur SPPG Polda Kalsel.
“Karenanya kita juga memberikan imbauan kepada peserta didik agar selalu memeriksa makanan sebelum dikonsumsi,” tutupnya. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
-
Bisnis22 jam yang laluTren Positif Investasi Saham dan Reksa Dana di Kalsel
-
HEADLINE3 hari yang laluSDA Kalsel Dikuras, Kerusakan Lingkungan Diabaikan
-
HEADLINE2 hari yang laluBerkas Kasus Pembunuhan Mahasiswi ULM Dilimpahkan ke Kejaksaan
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluPemkab Banjar Tindaklanjuti Kondisi Rumah Zainab Warga Lok Buntar
-
Kabupaten Kapuas24 jam yang laluJelang Hari Raya Pemkab Kapuas Intensifkan Pengawasan Keamanan Pangan
-
Kabupaten Kapuas20 jam yang laluPemkab Kapuas Gelar Rapat Penanganan Sengketa Tanah




