Kota Banjarbaru
Sambungan Kabel Listrik Serabut Diduga Picu Kebakaran di SDN 2 Kemuning
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kepolisian Resor Banjarbaru melalui Tim Identifikasi Inafis Polres Banjarbaru melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pascakebakaran di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Kemuning, Senin (20/10/2025) malam.
Diketahui bangunan yang terbakar adalah bangunan ruang guru SDN 2 Kemuning Banjarbaru yang memiliki lebar bangunan 7 meter dan panjang 13 meter.
Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda, melalui Kasi Humas, Ipda Kardi Gunadi menyebutkan dari hasil olah TKP didapati penyebab peristiwa pada terjadi diduga terjadi karena adanya arus pendek atau konsleting listrik.

Kasi Humas Polres Banjarbaru Ipda Kardi Gunadi. Foto: wanda
“Dari hasil olah TKP disimpulkan kebakaran terjadi karena arus pendek ini ujar Kapolres Banjarbaru melalui Kasi Humas, Ipda Kardi Gunadi saat diwawancarai, Selasa (21/10/2025) siang.
Barang bukti yang ditemukan salah satunya adalah rangkaian instalasi kabel listrik pada bagian dalam bangunan dan sambungan kabel instalasi listrik ke bagian luar bangunan yang menggunakan kabel serabut ukuran 1 milimeter.
Sementara bangunan yang terbakar terbuat dari lantai cor semen, material dinding bata merah yang dilapis cor semen, rangka atap kayu, plafon triplek, dan atap berbahan seng.
Pada bagian depan ruang guru yang terbakar ditemukan kabel instalasi sambungan dengan pembungkus kabel warna putih berserabut di dalamnya.
Kabel itu memanjang di depan ruang kelas yang terhubung ke KwH meter listrik di depan ruang kelas dengan daya 2.200 VA. Dimana pada bagian atas plafon ditemukan hangus terbakar.
“Bangunan sekolah itu sendiri telah berdiri sejak tahun 1980-an sampai dengan sekarang,” ungkap dia.
Sementara itu pada bagian instalasi dalam ruangan ditemukan kabel instalasi listrik yang bercabang pada bagian atas plafon, satu yang mengarah ke bagian luar dan satu yang mengarah ke bagian dalam menuju ke ruang tengah hingga ke bagian dapur.
Petugas juga menemukan banyak sekali cabangan stop kontak yang disambung-sambung kabel serabut dari bagian dalam hingga ke bagian luar ruangan. Kemudian pada bagian atas tengah bangunan ditemukan titik point crush yang mana diduga merupakan awal mula titik munculnya api.
Peristiwa ini adalah peristiwa kali kedua dalam kurun waktu jeda satu tahun. Sebelumnya, SDN 2 Kemuning pada tahun 2024 sempat terbakar pada bagian gudang ruang penyimpanan alat olahraga dan beberapa buah rumah dinas guru.
“Yang mana kejadian tersebut juga diduga disebabkan oleh adanya arus pendek atau konsleting arus listrik,” jelasnya.
Ditemukan kabel pembungkus instalasi listrik sudah mengalami kelapukan atau daluwarsa hampir di semua bagian ruangan.
Hal tersebut juga dipengaruhi oleh faktor usia bangunan yang telah berdiri cukup lama dari tahun 1980-an hingga sekarang belum pernah dilakukan peremajaan atau pergantian kabel instalasi listrik di sekolah tersebut.
“Atas kejadian ini kerugian yang ditaksir sekitar Rp500 juta,” tutup Ipda Kardi.
Kepolisian mengimbau kepada sekolah-sekolah di Kota Banjarbaru ataupun instansi lainnya untuk memeriksa kembali kabel-kabel yang suda lama dan usang agar bisa diperbaiki dan dapat menghindari musibah kebakaran. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluGMPD Banjarbaru Bagikan Sembako kepada Janda Lansia
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluPemkab Kapuas Menggelar Sosialisasi RAD
-
HEADLINE2 hari yang laluCek Harga Sembako di Pasar Bauntung, Ini Kata Wali Kota Lisa Halaby
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluBantu Korban Bencana “Brewing of Charity” Toko Kopi Tcap Abah
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluHj Siti Saniah Membuka Kegiatan Apresiasi Bunda PAUD Kapuas Murung
-
kriminal banjarbaru12 jam yang laluTipu-tipu Proyek Bikin Kanopi, Dua Lelaki Ditangkap Polisi



