Connect with us

Kabupaten Tapin

Bahas KMM, Basarnas Banjarmasin Kumpulkan Potensi SAR di Tapin

Diterbitkan

pada

Basarnas Banjarmasin menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama berbagai stakeholder terkait di Kabupaten Tapin, Selasa (5/7/2022). Foto: basarnasbjm

KANALKALIMANTAN.COM, RANTAU – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama berbagai stakeholder terkait di Kabupaten Tapin, Selasa (5/7/2022).

Rakor sebagai upaya meminimalisir korban jiwa akibat dampak dari kecelakaan penerbangan, pelayaran, kecelakaan dengan penanganan khusus, bencana, dan tanggap darurat yang membahayakan manusia.

Acara yang berlangsung di aula Tamasa kantor Bupati Tapin dihadiri Forkopimda Kabupaten Tapin, organisasi swadaya masyarakat dan perusahaan tambang, mengangkat Tema “Melalui Rapat Koordinasi SAR Kita Wujudkan Pelayanan SAR Yang Prima Pada Kondisi Membahayakan Manusia Melalui Quick Respon SAR Yang Mengacu Kepada Rencana Kontigensi di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan”.

Bupati Tapin, Drs HM Arifin Arpan MM menyampaikan, Kabupaten Tapin sekarang mempunyai bendungan yang baru beroperasional, dimana posisi bendungan ini berada di pinggir jalan, banyak warga yang sering berkunjunguntuk melihat suasana alam, dan dikhawatirkan terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan semisal tercebur di bendungan.

 

Baca juga  : Daging Sapi Bertahan Rp 160 per Kg, Dulu Potong Satu Sapi Sekarang Patungan

“Sangat baik diadakannya rapat koordinasi SAR kali ini untuk mengukur dan mendata potensi SAR yang ada di Kabupaten Tapin,” ujarnya.

Kepala Basarnas Banjarmasin, Al Amrad mengatakan, Rakor SAR ini ditargetkan bisa menyamakan pola pikir dan pola tindak, serta terwujudnya koordinasi yang baik antara Kantor SAR Banjarmasin dengan lembaga atau instansi terkait dalam penyelenggaraan operasi pencarian dan pertolongan kondisi membahayakan manusia (KMM).

“Rapat koordinasi SAR daerah ini kita membahas tentang bagaimana penanganan apabila terjadi kondisi membahayakan manusia di Kabupaten Tapin,” kata Al Amrad.

Sementara itu, Analis Kebijakan Ahli Muda dari SUB Direktortat Rencana dan Pengembangan Operasi, Andi Suherlay SE mengatakan, program tahunan ini untuk menindaklanjuti arahan Presiden RI, salah satunya untuk meningkatkan sinergisitas dan kolaborasi.

“Tugas SAR ini sebenarnya menjadi tugas kita semua. Hanya saja secara khusus, lembaga yang andilnya penuh adalah Basarnas,” jelas Andi.
Hasil rapat disusun rencana kontigensi menghimpun beberapa kesepakatan yang nantinya diharapkan bisa mendukung dalam bentuk personel maupun armada pelaksanaan operasi SARdi Kabupaten Tapin. (Kanalkalimantan.com/ibnu)

Reporter : ibnu
Editor : bie


iklan

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca