Kabupaten Balangan
Potensi Budidaya Porang di Balangan Disorot TVRI Kalsel
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Kalimantan Selatan mendatangi Pemkab Balangan menggali informasi pengembangan tanaman porang di Kabupaten Balangan, Kamis (17/6/2021).
Ketua Asosiasi Asuhan Pelestari Pemberdayaan Porang Indonesia Kabupaten Balangan, Abdul Hadi mengatakan, budidaya tanaman porang di Kabupaten Balangan sudah dimulai sejak tahun 2018.
“Sudah dimulai sejak 2018, porang mulai dikenalkan sebagai tanaman budidaya, bukan lagi sebagai tanaman liar,” ujarnya. Selanjutnya pada tahun 2019, tanaman porang mulai dibudidayakan.
Pada tahun 2020, tanaman porang mulai menghasilkan dan pemasaran dilakukan untuk memenuhi permintaan pasar dalam negeri, Pulau Jawa dan Jakarta.
“2021 porang mulai booming dan pemasaran sudah merambah ekspor langsung ke Jepang,” ucapnya.
Sementara itu, Produser Zona Tani TVRI Kalsel, M Riwandi mengatakan, berdasarkan informasi yang mereka peroleh, pihaknya tertarik untuk mengangkat pemberitaan mengenai porang yang dikembangkan di Kabupaten Balangan.
“Balangan saat ini sedang mengembangkan porang, diantaranya porang asli Balangan, jadi kami sangat tertarik mengangkat ini, karena itu salah satu kekayaan daerah,” ucapnya.
Uniknya berdasarkan keterangan dari Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Balangan, porang dari Kabupaten Balangan ini mempunyai kualitas dan mutu yang baik.
“Ini tentu sangat menarik bagi konten lokal bagi TVRI Kalimantan Selatan,” pungkas Riwandi. (kanalkalimantan.com/alfi)
Reporter: alfi
Editor: kk
-
PTAM INTAN BANJAR3 hari yang laluMeriahkan Hari Jadi Banjarbaru, PTAM Intan Banjar Promo Pasang Baru dan Aktifkan Kembali
-
HEADLINE2 hari yang laluMasyarakat Adat Kalimantan: Kami Tidak Mengakui Negara, Jika Negara Tidak Mengakui Kami
-
Budaya2 hari yang laluPerhelatan Tari Taman Budaya Kalsel Sambut Hari Tari Dunia 2026
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluBupati Banjar Rotasi Empat Pejabat, Berikut Nama-namanya
-
Bisnis1 hari yang laluTerus Naik, Investasi di Kalsel Mencapai Rp35 Triliun pada 2025
-
Bisnis1 hari yang laluRumah Produksi Bigfast Diresmikan, Wali Kota Lisa: Terus Perluas Jangkauan Pasar






