Connect with us

Kabupaten Banjar

DPRD Banjar Gelar Rapat Paripurna Perubahan APBD Banjar 2021

Diterbitkan

pada

Wakil Bupati Banjar H Said Idrus menjelaskan pandangan pemerintah terhadap perubahan APBD 2021. Foto: ist

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA- DPRD Banjar gelar paripurna terhadap Raperda Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Banjar tahun 2021, Kamis (26/8/2021) di lantai II Ruang Paripurna DPRD Banjar.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Banjar HM Rofiqi didampingi Wakil Ketua Ahmad Rizani Anshari. Sementara pihak eksekutif dihadiri Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Alhabsyie beserta SKPD dan Forkopimda Banjar.

Terkait Raperda tersebut, dalam pandangannya yang dibacakan Wakil Bupati Banjar H Said Idrus menjelaskan, hal yang mendasari perubahan APBD disebabkan perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum APBD sebelumnya.

Hal ini dapat terjadi pelampauan atau tidak tercapainya proyeksi pendapatan daerah, lokasi belanja daerah, sumber dan penggunaan pembiayaan yang semula ditetapkan dalam Kebijakan Umum APBD (KUA). Juga terdapat saldo anggran lebih dari tahun sebelumnya harus digunakan dalam tahun berjalan.

 

 

Baca juga: Pejabat yang Menerima Vaksin Ketiga, Firdaus Ferdiansyah: Kelompok yang Tak Berhak!

”Raperda tentang Perubahan APBD tahun anggaran 2021 yang diajukan ini merupakan perwujudan dari perubahan rencana kerja pemerintah daerah tahun 2021, yang dijabarkan dalam perubahan KUA serta perubahan prioritas dan plafon anggaran sementara yang telah disepakati antara Pemerintah Daerah dengan DPRD tanggal 16 Agustus 2021,” jelas Wabup Banjar.

Ditambahkannya Perubahan APBD Tahun 2021 ditandai dengan turunnya target Pendapatan Transfer Prediksi Penerimaan Pembiayaan serta kewajiban untuk menyediakan Belanja Penanganan Covid 19.

”Pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat sekitar Rp 22 miliar berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan PMK/ 17.PMK07/2021. Pengurangan Target Penerimaan SILPA Tahun anggaran 2020 sekitar Rp 74 miliar. Kewajiban Penyediaan Dana Penanganan Covid 19 sebesar 8 persen dari total dana DAU sekitar Rp 52 miliar,” terangnya. (Kanalkalimantan.com/sla)

Reporter: sla
Editor: cell


iklan

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca