Connect with us

Politik

300 Pramuka se-Kalsel Ikuti Kemah Relawan Pengawas Pemilu

Diterbitkan

pada

Teks: Kegiatan Kemah Relawan Pengawas Pemilu di Bumi Perkemahan Darul Hijrah Putra Foto: rendy

MARTAPURA, Sebanyak 300 peserta pramuka dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan ikut meriahkan acara Kemah Relawan Pengawas Pemilu yang di selenggarakan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kalsel. Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 7-9 Desember ini digelar di di Bumi Perkemahan Darul Hijrah Putra, Jl Cindai Alus, Desa Cindai Alus, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar.

Ketua panitia kegiatan Doddy Yulihartono mengatakan, kemah yang mengambil tema “Bersama Gerakan Pramuka Melestarikan Budaya, Membumikan Semangat Bela Negara Demi Mewujudkan Demoksasi dalam Pelaksanaan Pemilihan Umum Tahun 2019” ini bertujuan menggalang peran serta pramuka sebagai pemilih pemula untuk terlibat dalam pengawasan pertisipatif.

“Melalui kegiatan ini pemilih pemula kita berikan materi biar mereka tahu bagai mana mengawasi dan berjalannya pemilu. Sehingga mereka ada ilmunya dan cerdas dalam mengawasi pemilu dan apa bila ada penyelewengan dalam pelaksanaan pemili mereka dapat melaporkan langsung ke Bawaslu Kalsel,” akunya.

Melalui kesempatan ini, lebih jauh Doddy menjelaskan juga akan melaksanakan sosialisasi Lounching aplikasi Himbauan Pengawas (Hawas) yang merupakan aplikasi untuk mencari informasi dan mengajak masyatakat bersama-sama aktif mengawasi dan melaporkan penyelewengan pemilu.

“Sekarang pengawasan dalam pemilu bukan hanya menjadi tanggung jawab bawaslu saja, namun masyarakat juga dituntut untuk aktif dalam mengawasi berjalannya pemilu di tahun 2019 mendatang,” harapnya. Pagelaran perdana ini juga dalam rangka pembentukan Saka Adyaksa.

Berbagai kegiatan dilakukan pada kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut. Mulai upacara pembukaan, pemberian materi pengawasan, lomba karikatur, dan lomba shelfi booth, api unggun, dan bermacam kegiatan lainnya.

“Intinya harapan kita, mereka para peserta sebagai pemilih pemilih pemula setelah mengikuti kegiatan ini dapat berpikir kritis dan cerdas dalam pelaksanakan pemilihan umum di tahun politik ini sehingga dapat berpartisipasi dalam menolak mony politik, ujaran kebancian, hoax, sehingga dapat mencerdaskan pemilih pemula,” pungkasnya.

Sejumlah undangan juga hadir dalam kegiatan yang dibuka besok pagi. Mulai perwakilan Bawaslu RI, unsur Muspida, jajaran pramuka, dan tokoh masyarakat.(rendy)

Reporter:Rendy
Editor:Cell

Bagikan berita ini!
  • 104
    Shares