Kalimantan Selatan
Wakapolda Kalsel Janjikan Zero Tolerance Pelanggaran Anggota
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan (Kalsel) menegaskan komitmen untuk tidak memberikan toleransi kepada personel yang melakukan pelanggaran.
Hal tersebut menyusul banyaknya kasus yang melibatkan anggota kepolisian baik di dalam maupun luar daerah.
Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan melalui Wakapolda Kalsel Brigjen Golkar Pangarso Rahardjo Winarsadi menyatakan zero tolerance untuk pelanggaran.
Baca juga: Ditagih Mahasiswa, Kasus-kasus Polda Kalsel Libatkan Polisi yang Tak Tuntas
“Komitmen kami seluruh anggota Polda Kalsel adalah zero tolerance terhadap pelanggaran baik itu kaitannya dengan disiplin, kode etik, apalagi pidana,” tegas Wakapolda saat berdialog dengan mahasiswa dalam unjuk rasa, Senin (2/3/2026) petang.
Sebagai bentuk keterbukaan, Brigjen Pangarso mengajak semua pihak untuk mengawal bersama kasus pelanggaran sampai tuntas.
Meskipun di dalam tubuh kepolisian ada pengawas internal, pihaknya tetap butuh pengawas eksternal dari masyarakat untuk meninjau petugas melakukan tugas sesuai koridornya.
Baca juga: Ini 6 Tuntutan BEM se-Kalsel kepada Kepolisian
Polda Kalsel menyadari masih banyak kekurangan, oleh sebab itu pihaknya berterima kasih atas segala bentuk aspirasi yang diberikan mahasiswa yang kemudian jadi acuan perbaikan.
Hal itu diperlukan dalam menyongsong reformasi Polri yang saat ini tengah berlangsung. Pada intinya polisi adalah pelayan sementara rakyat adalah tuannya.
Untuk itu, Polda Kalsel akan bekerja semaksimal mungkin untuk memenuhi keinginan masyarakat.
Baca juga: Iran Tutup Selat Hormuz, Kapal Nekat Lewat Akan Dibakar
“Kita sebagai pelayan masyarakat ingin tahu maunya masyarakat seperti apa, mau polisinya itu seperti apa,” tegas Pangarso.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Adam Erwindi mengatakan pihaknya sedang mengkaji tuntutan-tuntutan yang dilayangkan mahasiswa.
“Kami berkomitmen poin-poin yang berkaitan dengan Polda Kalsel akan ditindaklanjuti,” tuturnya. (Kanalkalimantan.com/fahmi)
Reporter: fahmi
Editor: bie
-
Infografis Kanalkalimantan2 hari yang laluHari Kartini 2026 “Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Menuju Indonesia Emas 2045”
-
Bisnis2 hari yang laluLPG Nonsubsidi 12 Kg Naik Jadi Rp228.000 per Tabung
-
NASIONAL2 hari yang laluPemerintah akan Bangun Yonif TP Setiap Kabupaten dan Kota se Indonesia
-
Pemprov Kalsel1 hari yang laluGubernur Muhidin Apresiasi Pengelolaan Sampah di Banjarbaru
-
HEADLINE2 hari yang laluTantangan Banjarbaru sebagai Ibu Kota Kalsel di Usia 27 Tahun
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluTingkatkan Kapasitas Pemuda, DPMD Kabupaten Banjar Gelar Bimtek Karang Taruna






