Connect with us

Kabupaten Banjar

Wabup Banjar Hadiri Haul Syekh H Abdullah Khotib di Tungkaran

Diterbitkan

pada

peringatan haul ke 104 Syekh H Abdullah Khotib di kubah almarhum di Desa Tungkaran Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Rabu (29/5/2024) malam. Foto: DKISP Banjar

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Hujan yang mengguyur tidak menyurutkan semangat dan kekhusukan jemaah yang mengikuti peringatan haul ke-104 Syekh H Abdullah Khotib di kubah adi Desa Tungkaran, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Rabu (29/5/2024) malam. Pun dengan Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi yang mengikuti hingga kegiatan selesai.

Hujan yang turun ketika kegiatan berlangsung membuat sebagian jemaah yang berada di tanah lapang tanpa tenda berusaha mencari tempat yang teduh seperti rumah-rumah warga.

Tidak sedikit pula jemaah yang tetap bertahan dengan menggunakan penutup kepala seperti payung, sajadah hingga plastik yang dijual pedagang musiman.

Baca juga: Terselip Nama Aditya, PKB Keluarkan Rekomendasi 65 Calon Kepala Daerah

Guru Muhammad yang membacakan manaqib Syekh H Abdullah Khotib mengatakan, almarhum merupakan sosok ulama yang mashur, lahir di Desa Dalampagar pada Jumat 1273 hijriyah atau 1857 masehi, anak dari pasangan Muhammad Soleh dan Semara.

Dikatakan, beliau sangat tekun dalam mempelajari ilmu agama dan berguru dengan para ulama besar yang mashur kewaliannya. Setelah lama belajar beliau melanjutkan belajar ilmu agama ke Mekkah dengan berguru beberapa ulama disana.

Baca juga: Petani di HSU Dibekali Pelatihan Penggunaan Pestisida Terbatas

Selama di Mekkah sempat mengarang kitab Riyadul Jannah yang dipersembahkan untuk anak beliau Miftahul Jannah yang saat itu datang untuk melaksanakan ibadah haji.

Beliau juga salah seorang tokoh masyarakat yang menjadi rujukan. Rumah beliau tidak pernah sepi dari tamu yang datang untuk bermusyawarah baik kalangan ulama maupun masyarakat.

Tidak hanya menuntut ilmu agama, beliau juga tidak lupa untuk memenuhi kebutuhan keluarga dengan berdagang dan bercocok tanam. Memiliki 3 istri yang masing-masing mendapat keturunan 4 dari istri pertama, 5 dari istri kedua dan 7 dari istri ketiga. Beliau wafat pada tahun 1920 masehi atau 1339 hijriyah.

Baca juga: BBPOM Gelar Bimtek Keamanan Pangan untuk Kader KPS Se-Kabupaten Banjar

Kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Wabup Banjar Habib Idrus Al Habsyi. (Kanalkalimantan.com/dkispbanjar/kk)

Reporter: kk
Editor: Dhani


iklan

Komentar

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->