Connect with us

NASIONAL

Termasuk Kalsel, Ini Daftar 20 Provinsi yang Berlakukan PPKM Mikro Diperluas

Diterbitkan

pada

Pedmerintah memperluas penerapan PPKM Mikro di 20 Provinsi Foto: ilustrasi/yuda
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA– Pemerintah resmi memperpanjang penerapan PPKM skala Mikro dengan tambahan lima Provinsi baru. Sehingga total ada 20 Provinsi di Indonesia yang melaksanakan PPKM Mikro.

Hal itu tertuang dalam Instruksi Mendagri Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan COVID-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan. 20 Provinsi itu antara lain:

 

1. DKI Jakarta



2. Jawa Barat

3. Banten, Kabupaten Tangerang, Kota Tangeran, Kota Tangerang Selatan

4. Jateng, Semarang Raya, Banyumas Raya, Surakarta

5. DIY Yogyakarta, Kota Yogyakarta, Bantul, Gunungkidul, Sleman, dan Kulon Progo

6. Jatim, Surabaya Raya, Madiun Raya, Malang Raya

7. Bali, Badung, Gianyar, Klungkung, Tabanan, Kota Denpasar

8. Sumatera Utara

9. Kalimantan Timur

10. Kalimantan Selatan

11. Kalimantan Tengah

12. Sulawesi Utara

13. Sulawesi Selatan

14. NTB

15. NTT

16. Aceh

17. Riau

18. Sumatera Selatan

19. Kalimantan Utara

20. Papua

 

Mendagri meminta langsung kepala daerah baik Gubernur maupun Bupati atau Wali Kota di 20 wilayah tersebut untuk mengatur PPKM berbasis mikro.

“Untuk Gubernur pada Provinsi tersebut dapat menetapkan dan menambahkan prioritas wilayah pembatasan pada masing-masing Kabupaten/Kotanya sesuai dengan kondisi wilayah dan memperhatikan cakupan pemberlakuan pembatasan,” demikian isi Inmendagri tersebut, seperti dilihat, Senin (5/4/2021).

Adapun ketentuan yang belum berubah yakni pembatasan WFH sebesar 50 persen. Operasional restoran dan mal sampai pukul 21.00 WIB dengan kapasitas 50 persen.

Instruksi ini ditandatangani oleh Mendagri Tito Karnavian per 5 April 2021. Provinsi yang belum menerapkan PPKM Mikro diminta memperkuat dan meningkatkan sosialisasi sekaligus penegakan hukum pelanggaran protokol kesehatan. (detik)

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan

Komentar

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->