Pilgub Kalsel
Tak Puas ke Bawaslu Kalsel, Denny Indrayana Lapor Dugaan Kecurangan ke Bawaslu RI
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Calon Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H Denny Indrayana akan mendatangi Badan Pengawas Pemilu RI di Jakarta, Senin (12/4/2021) siang ini.
Kedatangan mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia tersebut untuk melaporkan sejumlah dugaan kecurangan dan maraknya politik uang dengan berbagai motif di daerah yang menjadi diselenggarakannya Pemungutan Suara Ulang Pilgub Kalimantan Selatan yang digelar pada 9 Juni 2021 nanti.
“Iya, insya Allah jam 11.30 nanti saya ke Bawaslu,” kata Denny Indrayana ketika dihubungi via ponselnya, Senin pagi.
Baca juga: CATAT! Ini Tahapan Langkah Peserta UTBK SBMPTN 2021 Saat Tiba di Lokasi Ujian
Denny menyebut sejumlah motif politik uang terjadi. Sayangnya, kata dia, Bawaslu Kalsel tidak terlihat berupaya untuk mencegah sehingga pihaknya memilih melaporkan ke Bawaslu RI.
“Seperti dibiarkan saja, seperti tahu sama tahu. Ini kan sangat merugikan bagi demokrasi kita, terutama kami yang ingin mengedepankan politik jujur dan adil,” tambahnya.
Ditambahkan, kecurangan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir ini semakin serius. Yaitu berupa Pembagian bakul berisi sembako.
Baca juga: Pemkab HSU Keluarkan Surat Edaran Terkait Ramadhan
Denny juga mengklaim menemukan fakta pelibatan aparat pemerintahan, dari level kepala dinas sampai level kepala desa dan Ketua RT-RW.
“Kami berharap Bawaslu RI melakukan langkah-langkah nyata dan menegakkan aturan dengan benar dan adil, mengingat Bawaslu Kalsel tidak melakukan tindakan pencegahan maupun penindakan dan seolah melakukan pembiaran, padahal tidak sulit mengidentifikasi modus-modus tersebut,” pungkasnya.(Kanalkalimantan.com/rls)
Reporter: rls
Editor: cell
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluSetelah 35 Tahun, Rumah Jabatan Gubernur Kalsel Direhab Total
-
Kabupaten Banjar2 hari yang lalu2 Pelajar Kabupaten Banjar Raih Juara Lomba Resensi Buku Berbasis Koleksi Perpustakaan Tingkat SMP Se-Kalimantan Selatan
-
HEADLINE3 hari yang laluVonis 12 Tahun ‘Penjagal’ Mahasiswi ULM, Lebih Ringan dari Tuntutan
-
HEADLINE2 hari yang laluSolar Langka di Kalsel Sopir Truk Menderita, Dilarikan ke Tambang
-
PTAM INTAN BANJAR2 hari yang laluPTAM Intan Banjar Sesuaikan Jam Kerja Kantor Pelayanan, Ini Penjelasannya
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluDirjen Bina Marga Kementerian PU Monitoring Jembatan Pulaulaut





