Connect with us

Kab. Tapin

Sektor Pertanian di Kabupaten Tapin Nomor Dua di Kalsel

Diterbitkan

pada

HARI JADI TAPIN 52, Bupati Tapin HM Ariffin Arpan menandatangi sejumlah prasati di Hari Jadi Kabupaten Tapin ke-52 tahun 2017. Foto : emroni

RANTAU, Kabupaten Tapin mampu meraih sejumlah penghargaan dari pusat. Penghargaan yang didapat berbagai bidang diserahkan beberapa kementerian hingga Presiden Joko Widodo itu ditampilkan pada peringatan hari jadi Kabupaten Tapin ke 52 melalui visual layar LED, di kawasan Rantau Baru, Kamis (30/11).

Salah satu penghargaan yang paling menonjol yakni di bidang pertanian. Menurut Bupati Tapin HM Arifin Arpan, keberhasilan itu tidak terlepas dari kegigihan para petani yang didukung oleh petugas lapangan sebagai upaya peningkatan kesejahteraan petani. Namun ia menyadari akan masih adanya kekurangan yang ada dan dihadapi bersama-sama. Menurutnya kekurangan itu akan diperbaiki salah satunya adalah masalah pemasaran.

“Petani terkadang kesulitan untuk memasarkan hasil pertanian mereka saat musim panen tiba, bahkan Bulog pun tak mampu untuk menampungnya sesuai dengan keinginan petani, hingga terkadang pihak ketiga yang menampung hasil tani mereka,” ungkapnya.

Ditambahkannya, hingga saat ini Tapin berusaha untuk melakukan pemasaran melalui toko-toko modern.

“Kita coba masuk ke pemasaran toko-toko modern melalui kemasan,” sebutnya.

Sementara itu Wakil Gubernur Kalimantan Selatan H Rudy Resnawan menilai dengan usia 52 tahun Kabupaten Tapin semakin menunjukan kemajuan pesat, terutama bidang pertanian. Menurut Wagub Kalsel, keberhasilan petani juga tidak terlepas dari dukungan infrastruktur jalan tani yang ada. “Sejauh ini jalan tani yang ada sudah cukup bagus, namun masih ada infrastruktur tani tersebut yang belum selesai pengerjaannya 15 hingga 20 persen,” katanya.

Peningkatan tajam di sektor pertanian terutama produksi padi membuat Tapin menempati posisi kedua sebagai lumbung penghasil padi tertinggi setelah Barito Kuala. Selain padi juga berkembang pesat tanaman jagung, cabai dan bawang merah.

“Bawang merah dengan capaian tanam seluas 435 hektare itu sudah menghasilkan ribuan ton, kita berharap Tapin juga mampu mengembangkan pasarnya hingga keluar Kalsel,”  katanya.(emroni)

Bagikan berita ini!
  • 2
    Shares
Lanjutkan membaca
Advertisement