Connect with us

Kota Banjarbaru

Sekolah di Banjarbaru Tak Libur, Disdik Siapkan Pola Pembelajaran Sistem Online

Diterbitkan

pada

Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani menjelaskan kesiapan pemko dalam menghadapi corona. Foto : rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani telah mengarahkan seluruh jajaran SKPD di lingkungan Pemko Banjarbaru, instansi vertikal, Polres Banjarbaru, Kodim 1006 Mtp, BIN, Angkasa Pura, KKP Banjarmasin dan berbagai pimpinan lembaga lainnya untuk siap melakukan penanganan virus corona.

Dalam rapat yang digelar di Balai Kota Banjarbaru, Senin (16/3/2020) pagi, membahas berbagai keputusan usai dikeluarkannya instruksi dari Presedin RI Joko Widodo. Salah satu yang menjadi pembahasan yakni, terkait proses belajar mengajar di sekolah-sekolah.

Wali Kota Banjarbaru memberi intruksi kepada Dinas Pendidikan untuk mengkomunikasikan kepada seluruh jajaran dibawahnya dan kepada institusi pendidikan bahwa proses belajar-mengajar di sekolah tetap berjalan seperti biasa. Namun, tetap harus mengurangi kontak fisik. “Kontak fisik mulai saat ini harus dikurangi. Termasuk kegiatan bersalam-salaman antara guru dan murid,” kata Nadjmi.

Terkait hal ini, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru M Aswan, mengatakan bahwa pihaknya akan mengikuti instruksi tersebut. Ia juga telah mengusulkan perubahan pola pembelajaran jika kedepannya sekolah-sekolah di Banjarbaru harus diliburkan.



“Untuk meliburkan sekolah-sekolah, Pak Wali menyampaikan bisa saja dilakukan. Tapi itu jika memang ada pasien yang positif terjangkit virus corona di Kalsel,” katanya saat ditemui di ruangan.

Ihwal usulan perubahan pola pembelajaran, Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru dalam hal ini akan menerapkan sistem daring atau proses belajar melalui sistem komunikasi telepon. Sistem daring ini akan melibatkan komunikasi antara wali kelas dan orang tua murid.

“Wali kelas akan mengirim tugas apa yang dikerjakan melalui via telepon. Dikirim kepada orang tua murid. Nah, orang tua murid memberitau anaknya untuk mengerjakan tugas itu. Tentu ini juga sekaligus pengawasan. Jadi, tidak ada yang namanya siswa libur atau bebas jalan-jalan kalau nantinya sekolah diliburkan. Mereka harus stand by sejak pagi,” kata Aswan.

Penerapan pembelajaran dengan sistem daring ini, akan diberlakukan kepada SD dan SMP yang ada di Kota Banjarbaru. Tentunya Disdik Kota Banjarbaru juga akan terus mengkaji metode pembelajaran ini agar efektif nantinya.

“Pak Wali perlu melihat bagaimana bentuk bahan ajarannya (modul). Kita juga harus menyiapkan rangkap pembelajarannya. Intinya kita siap jika nantinya sekolah-sekolah di liburkan karena merebaknya virus corona,” pungkas Kadisdik Kota Banjarbaru.

Berdasarkan informasi dari BIN dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, sampai hari ni terungkap bahwa di Banjarbaru tidak ditemukan penderita ataupun suspect Covid-19. Namun, begitu Wali Kota Banjarbaru terus menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan terus berupaya melindungi diri, keluarga dan lingkungan serta bergandengan tangan, bersama-sama melindungi Banjarbaru agar terhindar dari Covid-19. (Kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : Rico
Editor : Chell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->