HEADLINE
Sejumlah Nakes di Banjarbaru Terpapar Covid-19, Mayoritas OTG dan Gejala Ringan
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Lajunya kasus Covid-19 di Banjarbaru berimbas juga pada tenaga kesehatan (nakes) yang ikut terpapar corona. Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru Rizana Mirza mengakui ada nakes terpapar Covid-19.
Ia mengatakan, sebagian besar tenaga kesehatan yang positif Covid-19 tanpa gejala atau bergejala ringan.
“Ya berkaitan dengan penanganan Covid-19 ini, suka tidak suka, mau tidak mau, pada akhirnya nakes yang berada di ujung tombak ini yang sering melayani pasien. Dari pasien biasa hingga pasien Covid-19 kemungkinan mereka terpapar itu besar,” kata Rizana Mirza, Kamis (22/7/2021).
Terkait hal ini dirinya menyatakan bahwa risiko para nakes yang terpapar itu risikonya kecil dikarenakan para nakes telah tervaksin dua kali.
Baca juga: Banjarbaru PPKM Level 3, Ini 13 Sektor yang Diperketat
“Tapi Alhamdulillah mereka-mereka ini yang terpapar sudah tervaksin dua kali, jadi alhamdulillah risikonya terkurangi tidak sampai berat sekali,” ucapnya.
Ia menjelaskan, sebelum terpapar mereka ada yang tanpa gejala.
“Jadi mereka isolasi mandiri aja,” ungkapnya pada kanalkalimantan.com.
Sebelumnya, lonjakan kasus Covid-19 membuat ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) harus menjadi ruang rawat sementara pasien Covid-19 di Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Banjarbaru. Ruang khusus pasien Covid-19 di RSD Idaman Banjarbaru semuanya telah terisi.
Kondisi itu, membuat pasien Covid-19 yang sedianya masuk ke IGD RSD Idaman Banjarbaru harus dirujuk ke rumah sakit lain di Kota Banjarbaru.
“Kondisi ruangan Covid-19 di Rumah Sakit Idaman tadi malam terisi penuh, sampai ada antrean di IGD sebanyak 15 pasien suspek Covid-19 yang tidak masuk ruangan,” ucap Kepala Bagian Tata Usaha RSD Idaman Kota Banjarbaru, Muhammad Firmansyah kepada kanalkalimantan.com, Rabu (21/7/2021) siang.
Kemudian dari lonjakan kasus tersebut, terdeteksi adanya warga asing di salah satu pasien di IGD. Hal ini dibenarkan oleh Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Idaman, Muhammad Firmansyah.
Baca juga: Masjid Raya At Taqwa Amuntai Jadi Percontohan MRA
“Iya memang di IGD saat ini ada warga negara asing dengan paspor Tiongkok yang terindikasi suspek Covid-19, itu sudah kami laporkan ke tim satgas agar dilakukan pemantauan kepada yang bersangkutan apakah baru datang atau sudah lama menetap di sini,” pungkasnya.(kanalkalimantan.com/dewi)
Reporter: dewi
Editor: cell
-
PUPR PROV KALSEL3 hari yang laluLandmark Kalsel Ini Segera Dibuka, Pemprov Kalsel Terus Matangkan Persiapan
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluKontingen Banjarbaru Berkekuatan 148 Orang Turun ke Popda Kalsel 2026
-
Olahraga3 hari yang laluPopda Kalsel 2026 Dimulai, Empat Cabor Dipertandingkan
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluPimpin Rakor Mingguan, Bupati Banjar Tekankan Penggunaan DTSEN
-
HEADLINE1 hari yang laluPSN dan Konsesi Perparah Ancaman El Nino di Kawasan Gambut Kalimantan
-
HEADLINE2 hari yang laluJemaah Haji Tertua 102 Tahun dari Kalsel, Mbah Kasrun: Rajin Ibadah





